Mathew Baker Kembali Didekati Australia, Ada Apa?
- YouTube
VIVABandung – Pemain muda Timnas Indonesia, Mathew Baker, dikabarkan kembali mendapat pendekatan dari Federasi Sepak Bola Australia atau Football Australia.
Bek kiri yang kini memperkuat Melbourne City tersebut sebelumnya telah mencatatkan debut bersama skuad senior Garuda.
Meski demikian, Australia disebut masih berusaha membujuk pemain berusia 17 tahun itu agar bersedia memperkuat Socceroos.
Kabar mengenai pendekatan tersebut mencuat melalui unggahan akun pengamat sepak bola Australia, Futbol Australia, di media sosial X.
Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut Australia mencoba mendekati Baker meskipun sang pemain sudah tampil bersama Timnas Indonesia.
Respons Baker dikabarkan tetap memilih membela negara asal ibunya, yakni Indonesia.
Namun, informasi mengenai pendekatan terbaru tersebut sejauh ini berasal dari laporan akun tersebut dan belum disertai konfirmasi resmi dari Football Australia.
Pernah Menolak Panggilan Australia
Ketertarikan Australia terhadap Baker bukan hal baru.
Pada 2024, pemain kelahiran Melbourne, 13 Mei 2009, itu sempat mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Australia U-17.
Saat itu, Baker lebih memilih melanjutkan kiprahnya bersama Timnas Indonesia U-16 setelah berkomunikasi dengan PSSI dan keluarganya.
Keputusan tersebut menjadi awal perjalanan Baker bersama kelompok umur Garuda.
Ia kemudian mendapat kesempatan memperkuat tim nasional di level yang lebih tinggi hingga akhirnya menjalani debut bersama skuad senior.
Baker tampil sebagai pemain pengganti ketika Indonesia menghadapi Oman dalam pertandingan persahabatan FIFA Matchday pada 5 Juni 2026.
Dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut, Indonesia berhasil menang dengan skor 3-0.
Status Internasional Baker Belum Sepenuhnya Terkunci
Meski sudah menjalani debut senior, penampilan Baker melawan Oman tidak serta-merta membuat statusnya bersama Indonesia terkunci secara permanen.
Hal ini berkaitan dengan status pertandingan tersebut yang merupakan laga persahabatan, bukan kompetisi resmi.
Regulasi FIFA masih memungkinkan perpindahan asosiasi dalam kondisi tertentu melalui mekanisme one-time switch atau pergantian asosiasi satu kali.
Namun, peluang tersebut memiliki sejumlah persyaratan, termasuk riwayat penampilan pemain di kompetisi resmi dan status kewarganegaraan negara yang ingin dibelanya.
Baker sendiri juga memiliki catatan penampilan bersama Indonesia dalam kompetisi resmi kelompok umur.