Daftar Rival Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2030

Luke Vickery - Mitchell Baker
Sumber :
  • Pinterest

VIVASport – Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 membawa dampak signifikan pada konstelasi sepak bola kawasan dan Asia. 

img_title Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Diprediksi Jadi Pilihan Utama Jelang Fortuna Hadapi Feyenoord!

Berdasarkan rilis data resmi FIFA per Oktober 2026, Skuad Garuda sukses meloncat dua tingkat ke posisi 116 dunia dengan perolehan 1.166,50 poin. 

Perolehan ini merupakan pencapaian peringkat tertinggi Indonesia dalam dua dekade terakhir. Lonjakan posisi dalam peringkat FIFA secara langsung mengubah peta jalan perjuangan anak asuh John Herdman dalam menatap persaingan Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia. 

img_title Ole Romeny Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Indonesia kini tidak lagi harus merangkak dari babak pertama, melainkan dipastikan langsung melenggang otomatis ke Ronde 2.

Peningkatan posisi ke peringkat 21 Asia memberikan slot aman bagi Indonesia di Pot 3 pada pengocokan grup (drawing) yang dijadwalkan oleh AFC pada 15 Desember 2026. 

img_title Petualangan Eropa Selesai, Marselino Ferdinan ke Persija Siap Ganggu Persib

Status di Pot 3 menjauhkan Timnas Indonesia dari potensi pertemuan dini dengan tim selevel di pot yang sama, seperti Kirgizstan, Lebanon, dan Korea Utara. Berikut adalah poin-poin peta posisi dan keuntungan Timnas Indonesia di peta Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Lolos Otomatis Tanpa Babak Pertama

 

Piala Dunia 2030

Photo :
  • Pinterest

Menempati posisi 21 Asia membebaskan Indonesia dari laga play-off Ronde 1. Hal ini memberikan ruang bagi tim pelatih untuk fokus mematangkan strategi serta kondisi fisik para pemain. Skuad Garuda dipastikan berada di Pot 3.

Dalam pembagian grup Ronde 2 yang diisi 36 negara (dibagi ke dalam sembilan grup), Indonesia akan tergabung bersama masing-masing satu perwakilan dari Pot 1, Pot 2, dan Pot 4.

Berada di pot yang sama dengan Malaysia dan Filipina memastikan Indonesia tidak akan berada dalam satu kelompok dengan kedua negara tersebut di babak kedua.

Babak kedua akan berlangsung menggunakan format home-away sebanyak enam pertandingan, yang dijadwalkan mulai bergulir pada September 2027 hingga Maret 2028. Ekspektasi tinggi kini mengiringi perjalanan Skuad Garuda di bawah asuhan John Herdman. 

Performa konsisten para pemain yang tampil di kompetisi luar negeri (abroad) seperti Mitchell Baker dan Joey Pelupessy, ditambah dengan proses administrasi naturalisasi Taisei Marukawa yang terus diverifikasi oleh FIFA, diproyeksikan bakal memperkuat struktur tim sebelum babak kualifikasi dimulai.

Halaman Selanjutnya
img_title