34,10 Km/Jam! Statistik Chirino Jadi Kode Gabung Timnas Era John Herdman?
- Dok. Ist
VIVABandung – Statistik kecepatan Daijiro Chirino yang mencapai 34,10 kilometer per jam menarik perhatian di tengah kebutuhan pemain cepat untuk Timnas Indonesia.
Bek kanan UD Almería itu menjadi sorotan setelah klub Spanyol tersebut mengunggah catatan kecepatannya pada 19 Oktober 2026.
Momentum itu mengingatkan publik pada pernyataan John Herdman yang sedang mencari dua pemain diaspora berkarakter dinamis untuk mengisi posisi sayap.
Meski demikian, belum ada bukti yang menghubungkan unggahan Almería dengan rencana perekrutan pemain oleh pelatih Timnas Indonesia tersebut.
Statistik Chirino Muncul di Momen yang Menarik
Daijiro Chirino
- LALIGA / UD Almería
Dalam unggahan yang disebut berasal dari akun resmi Almería, Chirino mencatat kecepatan maksimal 34,10 km/jam ketika menghadapi Real Sociedad B.
Angka itu disebut sebagai yang tertinggi di antara pemain Almería dalam pertandingan tersebut.
Catatan kecepatan tersebut menjadi pintu masuk untuk membahas profil Chirino, terutama karena atribut fisik ikut diperhatikan dalam sepak bola modern.
Namun, statistik itu sendiri tidak membuktikan bahwa sang pemain sedang didekati PSSI atau masuk daftar target Herdman.
Kaitan dengan Timnas Indonesia muncul karena Herdman sebelumnya berbicara mengenai kebutuhan pemain sayap dengan kecepatan tinggi.
Dalam pemberitaan pada 8 Oktober 2026, pelatih asal Kanada itu menyebut sedang berupaya merekrut dua pemain diaspora untuk posisi nomor 7 dan 11.
Pernyataan tersebut merujuk pada posisi sayap dalam permainan sepak bola.
Sementara itu, Chirino dikenal sebagai pemain bertahan yang beroperasi di sisi kanan, sehingga kebutuhan Herdman dan posisi asli pemain ini tidak sepenuhnya sama.
Punya Darah Maluku, Berkarier di Sepak Bola Spanyol
Daijiro Chirino lahir di Zwolle, Belanda, pada 24 Januari 2002.
Ia disebut memiliki garis keturunan Indonesia dari keluarga ibunya yang berasal dari Saparua, Maluku Tengah, sedangkan ayahnya memiliki latar belakang Curaçao.
Informasi mengenai latar belakang tersebut pernah diberitakan Okezone pada Oktober 2026.
Meski memiliki darah Indonesia, status keturunan saja belum cukup untuk memastikan bahwa seorang pemain dapat langsung memperkuat Timnas Indonesia.
Chirino mengembangkan karier melalui akademi PEC Zwolle sebelum bermain di level profesional.