PSSI Perluas Pencarian Pemain Keturunan ke 5 Negara
VIVABandung – PSSI dikabarkan mulai memperluas pencarian pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Jika sebelumnya Belanda menjadi salah satu sumber utama pemain diaspora, kini pemantauan disebut mulai diarahkan ke lima negara lainnya.
Kelima negara tersebut adalah Jerman, Amerika Serikat, Australia, Belgia, dan Spanyol.
Perubahan fokus ini berkaitan dengan sejumlah persoalan regulasi yang berpotensi memengaruhi karier pemain setelah menjalani proses naturalisasi.
Informasi tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, melalui akun Instagram pribadinya.
Ia menyebut tim pemantau PSSI dikabarkan mulai menjajaki pemain berdarah Indonesia yang berkarier di luar Belanda.
Menurut Noor, perekrutan pemain keturunan dari Belanda saat ini tidak lagi menjadi prioritas utama.
Salah satu pertimbangannya adalah aturan ketenagakerjaan dan imigrasi bagi pemain non Uni Eropa di negara tersebut.
Regulasi Belanda Jadi Pertimbangan PSSI
Persoalan regulasi semakin mendapat perhatian setelah muncul polemik Paspoort Gate yang melibatkan bek Timnas Indonesia, Dean James.
Setelah memperoleh status Warga Negara Indonesia pada Maret 2025, perubahan kewarganegaraan Dean James memunculkan persoalan administratif terkait izin kerja dan pendaftaran pemain di kompetisi Belanda.
Dampaknya turut menjadi perhatian bagi sejumlah pemain lain yang memiliki hubungan dengan Timnas Indonesia.
Nama Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens juga sempat masuk dalam pembahasan mengenai persoalan regulasi tersebut.
Dean James bahkan sempat tidak masuk dalam skuad Garuda untuk agenda FIFA Series pada Maret 2026 karena harus menyelesaikan persoalan hukumnya.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa pencarian pemain keturunan dari negara lain mulai dipertimbangkan.
PSSI perlu memperhitungkan bukan hanya kemampuan pemain, tetapi juga konsekuensi administratif setelah mereka berganti kewarganegaraan.
Noor juga menyinggung kebijakan proteksionis Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) yang dinilainya turut memengaruhi situasi pemain naturalisasi.
Jerman hingga Spanyol Masuk Radar Pemantauan
Lima negara yang disebut menjadi sasaran pemantauan berikutnya adalah Jerman, Amerika Serikat, Australia, Belgia, dan Spanyol.
Noor menyebut pencarian tersebut bahkan dapat diperluas ke negara-negara Eropa lainnya di luar Belanda.
Perluasan ini berpotensi membuka peluang bagi PSSI untuk menemukan pemain berdarah Indonesia yang selama ini belum banyak mendapat perhatian publik.