Belum Ada Cara untuk Memprediksi Gempa Bumi

Ilustrasi gempa bumi
Sumber :
  • Pixabay

BANDUNG – Indonesia termasuk negara yang sangat rawan terhadap bencana gempa bumi. Pasalnya, Indonesia berada di atas lempeng tektonik dan memiliki banyak sesar yang sewaktu-waktu bisa bergeser atau patah sehingga menimbulkan kerusakan hebat.

img_title Megawati Siap Menggila, Ini Prediksi Formasi Hillstate KOVO Cup 2026

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Bahkan, BMKG mencatat gempa bumi susulan terjadi sebanyak 384 kali.

Sementara itu, melansir dari Scientific American, bencana gempa bumi termasuk ke dalam hal yang masih sulit untuk diprediksi. Bahkan, US Geological Survey (USGS) menuliskan peringatan terkait prakiraan gempa Bumi.

img_title Deretan Perairan Ini Masuk Zona Merah Angin Kencang BMKG

"Baik USGS atau ilmuwan lainnya tidak pernah memprediksi gempa Bumi besar. Kami tidak tahu bagaimana, dan kami tidak berharap akan ada prediksi di masa depan," tulis USGS.

Gempa berasal beberapa kilometer dari bawah permukaan Bumi sehingga ada kemungkinan indikator lainnya yang bisa menjadi pertanda, meski ilmuwan tidak dapat dengan mudah mendeteksinya dari atas permukaan Bumi.

img_title Dedi Mulyadi Sebut Kualitas Udara Bandung Raya Menurun

Kesulitan lain memprediksi gempa Bumi adalah membedakan gempa minor dan gempa major. Hingga kini, belum ada cara sederhana untuk menguraikan apakah tanda peringatan dini (early warning) adalah pertanda gempa besar yang merusak atau hanya gempa Bumi kecil.