Soft Skill Tertib Keuangan Mutlak Perlu Ditanamkan dari Level Pelajar
- Istimewa
"Kami berharap kontribusi yang diberikan para nasabah, karyawan, dan seluruh pihak di Citi Indonesia dapat membantu para pelajar untuk meraih masa depan yang lebih baik," katanya.
Academic Advisor and Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner menambahkan, berdasarkan survei Katadata Insight Center menunjukkan 59,4 persen generasi Z mengakui pengeluaran mereka lebih besar dibandingkan pendapatan.
Hal ini disebabkan karena hanya 17,7 persen penghasilan mereka mengalokasikan ke dalam pos-pos kecil. Dalam program JA Personal Finance, para pelajar ditanamkan mengenai pentingnya menyusun anggaran keuangan bulanan dengan menempatkan tabungan sebagai prioritas dan kemudian mengalokasikan uang ke sejumlah pos pengeluaran yang dibutuhkan.
Dengan membuat anggaran secara konsisten, mereka dapat memahami kondisi riil keuangan mereka sehingga termotivasi untuk berkomitmen membelanjakan uang sesuai anggaran demi menjaga keuangan mereka tetap sehat. "Kami berterima kasih atas dukungan Citi Indonesia terhadap misi kami dalam membekali generasi muda Indonesia dengan keterampilan dasar keuangan yang dibutuhkan untuk menjadi orang dewasa yang mapan dan mandiri secara finansial," katanya. (ads)