Bahaya!, 6 Dampak Keseringan Onani Bagi Kesehatan

Ilustrasi Onani
Sumber :
  • Pixabay

BANDUNG - Onani alias masturbasi pada pria tidak hanya menjadi sarana pelepasan hasrat seksual yang paling aman, tapi juga memberikan sejumlah manfaat untuk kesehatan. Meski begitu, onani yang berlebihan tentu punya efek samping bagi tubuh.

img_title Noor Korompot Ungkap Progres Naturalisasi Taisei Marukawa, Tinggal Dua Tahap!

Masturbasi adalah aktivitas seksual yang dilakukan pada diri sendiri untuk memperoleh kepuasan seksual. Masturbasi pada laki - laki yang disebut onani biasanya dilakukan dengan menyentuh atau menggesekkan penis, kantong testis, atau anus.

Perilaku seksual ini sangat lumrah dan bisa dijumpai pada semua kategori usia. Onani bahkan tergolong sebagai cara yang sehat untuk menyalurkan hasrat seksual, mencari tahu apa yang membuat Anda puas secara seksual, dan mencapai ejakulasi.

img_title BEI Perketat Ketentuan Free Float Saham hingga 15 Persen Bertahap Sampai 2028

Sejauh ini, tidak ada patokan pasti mengenai frekuensi onani yang wajar. Seseorang boleh saja melakukan onani sekali sehari, sekali seminggu, atau bahkan beberapa kali dalam sehari selama ia tidak mengalami efek samping yang mengganggu.

Melakukan masturbasi secara rutin juga tidak berarti bahwa Anda mengalami gangguan seksual. Akan tetapi, ada tanda-tanda kecanduan onani yang patut Anda kenali, seperti :

img_title Marc Klok Tegaskan Persib Incar Tiga Poin di Markas Madura United

1. Menghabiskan banyak waktu untuk onani

2. Sering berpikir tentang onani

3. Melakukan onani untuk mengalihkan emosi negatif

4. Merasa bersalah atau marah ketika atau setelah masturbasi

5. Kehidupan pribadi atau pekerjaan terganggu karena onani

6. Masturbasi bahkan ketika pria sedang tidak bergairah

7. Lebih memilih onani ketimbang berhubungan seksual dengan pasangan

 

Berikut sejumlah dampak dari segi fisik dan psikologis yang mungkin terjadi jika Anda terlalu sering onani.

1. Mencederai penis

Dilansir dari hallosehat.com, menurut dr Tobias Köhler dokter spesialis urologi Southern Illinois University, Amerika, sering masturbasi bisa menyebabkan cedera pada bagian penis tertentu. Cedera tersebut dapat berupa luka ringan pada kulit hingga kondisi yang serius seperti penyakit Peyronie. Penyakit Peyronie ditandai dengan terbentuknya jaringan parut pada penis akibat cedera penis yang berulang.

 

2. Terganggunya kehidupan sosial

Kecanduan masturbasi juga dapat menimbulkan efek samping pada kehidupan sosial. Begitu kecanduan, Anda mungkin akan memilih menghabiskan malam untuk berdiam diri di kamar ketimbang menghadiri acara bersama teman. Dan Drake, terapis bersertifikat untuk pecandu seks dan konselor klinis, seperti dikutip dari Men’s Health, juga menyebutkan bahwa kecanduan onani bisa menghalangi Anda mendapatkan pasangan hidup.

Halaman Selanjutnya
img_title