Terpopuler: 4 Ulama Kondang Putuskan Pindah Agama, Nomor 3 Ateis

Ilustrasi Tokoh Agama
Sumber :
  • viva.co.id

Bandung –Banyak pembaca tertarik pada kisah para ulama kondang yang memutuskan untuk pindah agama.

img_title Ulama Tegaskan Judi Online Hukumnya Haram Meski Jadi Sampingan dengan Alasan Bantu Keuangan Keluarga

Seseorang tidak boleh memutuskan untuk pindah agama, terutama seseorang yang terkenal. 

Namun, harus mengubah keputusan seseorang, termasuk agama atau keyakinan, tidak salah. 

img_title Mau Dapat Jodoh di Momen Lebaran? Ini Pesan para Ulama

Ilustrasi Tokoh Agama

Photo :
  • viva.co.id

Seperti halnya beberapa ulama yang memilih untuk meninggalkan Islam dan beralih ke agama lain. 

img_title Lebih Utama Bayar Zakat Fitrah Uang atau Beras? Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Menariknya, salah seorang ulama yang memilih pindah agama tersebut berasal dari salah satu universitas Islam terbesar di dunia, yaitu Universitas Al-Azhar Mesir. 

Semua orang berbicara tentang alasan mereka mengubah agama meskipun mereka adalah ulama. 

Seseorang tidak boleh memutuskan untuk pindah agama, terutama seseorang yang terkenal. 

Padahal, bukan sebuah kesalahan jika ketetapan seseorang harus berubah, termasuk dalam agama atau keyakinan. 

Seperti yang dilakukan oleh beberapa ulama yang memilih untuk pindah agama dari Islam ke agama lain. 

1. Imam Uddin Lahiz

Orang terkenal kelahiran India ini adalah seorang ulama terkenal yang memiliki ajaran Islam yang ketat. 

Keluarganya juga taat beribadah. Setelah beberapa tahun, Imad Uddin Lahiz menjadi terkenal sebagai penerjemah Al Quran ke bahasa Urdu dan penulis tafsir. 

Namun ia memilih untuk pindah agama. Awal keputusan tersebut dipilih saat diadakan perdebatan besar di Kota Agra pada tahun 1854. 

Dari situ, ia mulai tertarik untuk mengetahui lebih dalam kehidupan seorang Sufi Maulvi Safdar Ali dan memilih membawa semua keluarganya untuk pindah agama.  

2. Dr Mark Gabriel Mustafa

Dr. Mustafa, seorang ulama terkenal dan guru utama di Universitas Al Azhar, mengubah namanya menjadi Mark Gabriel pada tahun 2014 menjadi viral. 

Setelah mengunjungi negara Barat, ia memilih untuk pindah agama setelah menemukan fakta buruk tentang agama Islam. 

Setelah itu, ia menyampaikan hal tersebut di Universitas Al Azhar. Namun pihak kampus malah salah paham. Mustafa malah dikeluarkan dan dibiarkan mati kelaparan. 

Ia juga dibebaskan tanpa pengadilan apapun. Namun, ia akhirnya mengganti namanya menjadi Mark Gabriel dan memilih pindah agama tidak mendapatkan kedamaian. 

3. Abdullah Al-Qasiwmi

Mahasiswa yang cerdas Abdullah Al-Qasimi telah menulis banyak buku dan menjadi orang pertama di era modern yang menulis ulasan ilmiah untuk Universitas Al-Azhar Mesir. 

Halaman Selanjutnya
img_title