Tradisi Puasa Setengah Hari Bagi Anak anak, Ini Kata Ustadz Khalid Basalamah

Ustadz Khalid Basalamah
Sumber :
  • Viva.co.id

Bandung –Ustadz Khalid Basalamah mengakui bahwa tradisi puasa setengah hari bahi anak-anak ini telah menjadi bagian dari budaya Indonesia selama beberapa generasi.

img_title Keutamaan Bulan Syawal dan Amalan Sunnah untuk Meraih Berkah

Kemudian, dia bertanya dari mana asal usul kebiasaan berpuasa setengah hari itu.

"Ini turun-temurun. 'Gapapa nak puasa setengah hari saja.' Dari mana syariatnya? Buku kitab fiqih mana yang jelaskan puasa setengah hari? Gada sama sekali," tegas Ustaz Khalid Basalamah. 

img_title Ketupat Lebaran: Simbol, Sejarah, dan Makna Filosofis yang Jarang Diketahui!

Sebelumnya, Selama bulan Ramadhan, semua umat Islam diwajibkan untuk menjalankan kewajiban berpuasa.

Ustadz Syafiq Riza Basalamah.

Photo :
  • Viva.co.id

img_title 4 Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Syawal

Agar dapat memberikan pengajaran kepada anak-anaknya, kebanyakan orang tua di Indonesia mengarahkan anak-anak mereka untuk menjalankan puasa setengah hari.

Ini hanya dilakukan jika anak tersebut belum mampu untuk menjalankan puasa sepanjang hari.

Setelah diselidiki, ternyata tradisi ini menarik perhatian dari pendakwah terkenal, Ustadz Khalid Basalamah.

Para alumni Universitas Islam Madinah yang merupakan ulama sangat menolak kebiasaan ini.

"Di Indonesia ada satu tradisi kita harus hilangkan ini. Mengajarkan anak kita puasa setengah hari," ujar Ustaz Khalid Basalamah dalam potongan video yang diunggah di Instagarm @tisonfr, dikutip Kamis 21 Maret 2024. 

Lebih lanjut, Khalid Basalamah menegaskan, lebih baik anak-anak diajarkan puasa satu hari full sebagaimana orang dewasa melakukannya.

"Ajarkan satu hari puasa, seperti orang dewasa," tegasnya. 

Ustadz Khalid kemudian menyarankan agar jika anak tersebut benar-benar tidak mampu melanjutkan puasanya, maka disarankan untuk membiarkannya berbuka dan memberikan pengertian yang tepat.

"Kalo sudah tidak tahan dan betul-betul sudah tidak bisa dia lemes, kita batalkan puasa dia," ungkapnya.

"Tapi kita sampaikan ‘nak puasanya batal ya’ begitu. Supaya dia faham, oh dengan dia makan batal puasanya. Tapi syarat untuk puasa diterima harus full. Nah, harus begitu pemahamannya," sambung Ustaz Khalid.