LG Meliris EXAONE 3.0 dengan AI Open-Source di Korea Selatan

Perbandingan perkembangan LG Exaone 1.0 sampai 3.0
Sumber :
  • lgsearch.ai

Bandung, VIVA – Pada Agustus 2024, LG merilis EXAONE 3.0, model AI pertama dari Korea Selatan yang diluncurkan sebagai open-source. Langkah berani ini menandai tonggak penting bagi industri teknologi Korea Selatan sekaligus membuka pintu lebar bagi inovasi AI di seluruh dunia.

img_title Megawati Top Skor 29 Poin, Hillstate Malah Tersingkir di KOVO Cup 2026!

EXAONE 3.0, hasil pengembangan selama tiga tahun, menawarkan kinerja luar biasa dengan biaya operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan pendahulunya. Model ini 56% lebih cepat, menggunakan 35% lebih sedikit memori, dan menurunkan biaya operasional hingga 72%. Keunggulan ini menjadikan EXAONE 3.0 pilihan menarik bagi berbagai aplikasi, mulai dari perangkat AI ringan hingga sistem kinerja tinggi.

Yang membedakan EXAONE 3.0 adalah kemampuannya dalam memahami bahasa Korea dan Inggris dengan sangat baik, berkat pelatihan pada lebih dari 60 juta dataset dari berbagai bidang. Prestasi ini menjadikannya model AI dengan kinerja terbaik di dunia untuk bahasa Korea.

img_title Hillstate Kalah Beruntun di V-League 2026, Megawati Hangestri jadi Sasaran

Bersamaan dengan EXAONE 3.0, LG AI Research juga meluncurkan ChatEXAONE, agen AI perusahaan yang menjanjikan peningkatan produktivitas kerja melalui berbagai fitur canggih seperti pertanyaan web real-time dan dukungan coding.

Dengan dirilis sebagai open-source, EXAONE 3.0 membuka peluang besar bagi peneliti, pengembang, dan institusi akademik untuk berkontribusi dalam pengembangan AI. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat inovasi dan mendorong kemajuan dalam bidang AI secara global, sekaligus memposisikan Korea Selatan sebagai pemain kunci dalam revolusi AI dunia.

img_title Megawati Hangestri: Top Skor Hillstate Paling Merana di KOVO V-League 2026