Waspada Kencanduan Seksual, Kenali Tanda-tanda Berikut ini

ilustrasi bercinta (seks) bersama pasangan
Sumber :
  • freepik

Bandung – Hal ini tentu terbilang tidak  lazim, Kecanduan seks dapat diartikan sebagai kondisi yang membuat seseorang tidak mampu mengendalikan tindakan atau dorongan nafsu seksualnya.

img_title Mengenal Eczema Bayi, Tanda-tanda dan Perawatan yang Wajib Orangtua Ketahui!

Sama halnya dengan kecanduan alkohol atau NAPZA, kecanduan seks yang tidak diobati juga berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental.

Kecanduan seks atau maniak seks merupakan salah satu bentuk gangguan perilaku adiksi. Seseorang bisa mengalami kecanduan terhadap banyak hal, misalnya berjudi, berbelanja, bermain game, hingga seks.

img_title Kenali 7 Tanda Kamu Mengalami Mental Burnout, Jangan Diabaikan!

Kecanduan seks sering kali disebut sebagai hiperseksual atau gangguan perilaku seksual kompulsif. Kecanduan seks bisa meliputi banyak faktor, mulai dari kebiasaan masturbasi, cybersex melalui video atau telepon, gonta-ganti pasangan, bahkan hingga pemerkosaan maupun penganiayaan saat berhubungan seksual.

Dilansir dari Alodokter.com, berikut ini merupakan penyebab, dan tanda jika seseorang kecanduan seks.

img_title 8 Tanda Anak Memiliki Kecerdasan Emosional Tinggi, Orangtua Wajib Tahu

Sebenarnya, belum ada faktor yang pasti menyebabkan kecanduan seks terjadi. Namun, diperkirakan ada faktor biologis, psikologis, dan sosial yang berkontribusi terhadap perkembangan gangguan ini.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kecanduan seks dapat muncul akibat pola asuh yang kurang baik semasa kecil. Dalam penelitian lain, ditemukan bahwa sekitar 82 persen pecandu seks pernah menjadi korban pelecehan seksual.

Tak hanya itu, ada juga faktor lain yang dapat meningkatkan risiko munculnya kecanduan seks, misalnya kemudahan akses konten pornografi, serta efek samping dari minuman beralkohol dan penyalahgunaan NAPZA.

Beberapa tanda kecanduan seks yang perlu Anda kenali, di antaranya:

  • Sering berpikiran jorok atau berfantasi seksual.
  • Mudah tersinggung dan berbohong untuk menutupi perilaku aslinya.
  • Memiliki hasrat tinggi untuk melakukan hubungan seksual dengan banyak orang.
  • Tidak mampu mengendalikan perilaku kecanduan seks, bahkan sampai mengganggu aktivitas dan produktivitas kerja sehari-hari.
  • Cenderung menempatkan diri atau orang lain dalam bahaya karena perilaku seksual.
  • Merasa menyesal atau bersalah setelah berhubungan seks.

Penanganan Kecanduan Seks

Tujuan penanganan kecanduan seks atau gangguan perilaku seksual kompulsif adalah untuk membantu pecandu agar dapat mengelola dorongan seksual dengan cara yang tepat, serta mempertahankan aktivitas seksual yang sehat.

Halaman Selanjutnya
img_title