Wow! Tarantula Goreng Jadi Kuliner Buruan di Kamboja, Berani Coba?

Kuliner Tarantula goreng di Kamboja
Kuliner Tarantula goreng di Kamboja
Sumber :
  • istimewa

BANDUNG – Wisata kuliner memang mengasikan, selian membuat perut kenyang, wisata kuliner juga membuat kita menambah wawasan tentang varian dan sajian makanan.

Kita pasti tahu ada kuliner atau hidangan yang aneh dan terkadang terkesan menjijikkan.

Tidak hanya dari cara penyajiannya, tetapi dari bahan-bahan yang digunakan.

Berikut makanan aneh yang gak pernah kamu sangka ada di dunia.

Tarantula Goreng di Kamboja

Tarantula merupakan nama untuk salah satu jenis laba-laba berukuran besar yang umumnya memiliki rambut di tubuhnya.

Tarantula hidup di daerah-daerah hangat di seluruh dunia dimana sebagian dari spesies mereka adalah hewan berbahaya dan sejumlah spesies lainnya menjadi terkenal karena diperdagangkan sebagai hewan peliharaaan eksotik.

Bagaimanapun laba-laba besar ini tampak seperti hewan mengerikan yang tak layak untuk menjadi makanan.

Namun tidak bagi sebagian orang-orang di Kamboja yang menjadikan tarantula sebagai makanan dan obat tradisional selama beberapa generasi.

Saat musim hujan di Kamboja tiba pada bulan Juni akan menyebabkan peningkatan tarantula. Hewan ini kemudian diburu dan dijual untuk dimasak dan dimakan.

Laba-laba ini ditemukan dengan cukup mudah di pedesaan hingga 140 ekor yang dapat ditangkap per hari oleh para pemburu.

Proses memasaknya juga sederhana. Tarantula ditaburi dengan garam, gula dan rempah-rempah lain setelah itu memasukkannya ke dalam minyak panas.

Tarantula goreng akan siap disantap hanya dalam beberapa menit. Mereka tidak punya darah, dan masyarakat mengaku seperti menggoreng udang atau lobster.

Rasa tarantula juga diakui mirip seperti rasa daging kepiting. Sayangnya pemburuan yang berlebihan ini telah membuat tarantula kian berkurang keberadaannya. (irv)