Waspada, Tanda WhatsApp Anda Disadap Orang Tak Dikenal
VIVABandung – Penyadapan WhatsApp menjadi ancaman serius bagi privasi pengguna di era digital.
Fenomena ini semakin meresahkan karena pelaku bisa mengakses percakapan pribadi tanpa sepengetahuan pemilik akun.
Terdapat beberapa indikator yang menunjukkan WhatsApp Anda telah disusupi pihak tidak bertanggung jawab. Pengguna perlu waspada terhadap tanda-tanda ini.
Tanda pertama adalah munculnya perangkat asing yang tertaut.
Pengecekan dapat dilakukan melalui menu titik tiga di pojok kanan atas aplikasi. Pilih opsi "Perangkat Tertaut" untuk melihat daftar perangkat yang terhubung.
Logo Chrome atau browser lain yang muncul tanpa sepengetahuan pengguna menjadi indikasi kuat adanya penyadapan. Hal ini terutama mencurigakan jika Anda tidak pernah melakukan scan kode QR WhatsApp.
Tanda kedua adalah kode penyadap yang dapat dideteksi.
Pengguna bisa memasukkan kode "*#21#" untuk mengecek status pengalihan panggilan.
Status "Diteruskan" pada menu tersebut mengindikasikan kemungkinan penyadapan nomor handphone. Pengguna perlu segera mengambil tindakan pengamanan.
Tanda ketiga yang perlu diwaspadai adalah SMS kode OTP yang tiba-tiba masuk. "
Penerimaan kode OTP tanpa permintaan menandakan ada upaya login dari perangkat lain. Pelaku penyadapan membutuhkan kode ini untuk mengakses akun korban.
Tanda keempat adalah WhatsApp yang tiba-tiba logout dengan sendirinya.
Kejadian ini sering terjadi saat nomor tidak aktif dan digunakan oleh orang lain.
Untuk mencegah penyadapan, pengguna dapat mengaktifkan fitur keamanan bawaan WhatsApp.
Langkah pertama adalah mengaktifkan kunci sidik jari.
Pengaturan ini bisa diakses melalui menu Setelan > Privasi. Pengguna disarankan mengatur verifikasi "Segera" atau "1 menit" untuk pengamanan maksimal.
Verifikasi dua langkah juga menjadi fitur penting yang perlu diaktifkan. Fitur ini menambahkan lapisan keamanan berupa PIN enam digit.
Pengguna dapat mengakses fitur ini melalui Setelan > Akun > Verifikasi Dua Langkah. PIN yang dibuat sebaiknya unik dan tidak mudah ditebak.
Mendaftarkan email cadangan juga penting untuk pemulihan akun. Email ini akan berguna jika pengguna lupa PIN verifikasi dua langkah.
Pemantauan masa aktif nomor telepon juga krusial. Nomor yang kedaluwarsa berisiko diambil alih oleh pihak lain.