Waspada! 5 Cara Ampuh Deteksi Ponsel Disadap, Nomor 3 Mengejutkan!
- id.pinterest.com
VIVABandung – Penyadapan ponsel menjadi ancaman serius bagi privasi pengguna di era digital.
Meski banyak beredar informasi cara mengecek ponsel yang disadap, tidak semua metode yang viral di media sosial dapat dipercaya kebenarannya.
Salah satu informasi yang sering beredar adalah penggunaan kode call forwarding #*21# untuk mengecek ponsel yang disadap. Namun benarkah metode tersebut efektif?
Berdasarkan penelusuran di Google, kode #*21# sebenarnya hanya berfungsi untuk mengecek status fitur call forwarding atau penerusan panggilan. Fitur ini sama sekali tidak berkaitan dengan aktivitas penyadapan.
Kanal YouTube WG Ananta menegaskan bahwa pengguna perlu lebih waspada terhadap aplikasi mencurigakan yang terinstal di ponsel mereka. Ini jauh lebih berbahaya dibanding sekadar penerusan panggilan.
Untuk memastikan keamanan ponsel Anda, berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendeteksi aktivitas penyadapan:
Pertama, periksa pengaturan telepon dan buka menu "Manajemen Aplikasi". Selanjutnya, akses menu "Aplikasi Admin Perangkat" untuk melihat aplikasi yang memiliki akses administratif.
Jika ditemukan aplikasi mencurigakan seperti "Temukan Perangkat" yang aktif tanpa sepengetahuan Anda, segera nonaktifkan. Aplikasi ini berpotensi melacak lokasi pengguna secara diam-diam.
Kedua, periksa daftar aplikasi yang memiliki akses khusus ke perangkat. Hapus atau uninstall aplikasi yang tidak Anda ingat pernah menginstal sebelumnya.
Ketiga, lakukan pemeriksaan pada aplikasi WhatsApp. Masuk ke menu "Perangkat Tertaut" untuk memastikan tidak ada perangkat asing yang terhubung ke akun Anda.
"Jika muncul perangkat yang tidak dikenal, segera klik perangkatnya dan pilih keluar untuk memutus akses," demikian anjuran dari Kanal YouTube WG Ananta.
Keempat, periksa aplikasi Telegram dengan membuka menu Pengaturan dan memilih opsi "Perangkat". Cek bagian "Sesi Aktif" untuk memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan.
Jika ditemukan sesi aktif yang tidak dikenali, informasi detail seperti lokasi dan platform yang digunakan akan terlihat. Pengguna dapat memilih opsi "Hentikan Sesi" untuk memutus akses.
Kelima, aktifkan fitur autentikasi dua faktor pada semua aplikasi pesan instan untuk menambah lapisan keamanan tambahan.
Penting untuk melakukan pemeriksaan rutin menggunakan metode-metode di atas untuk mencegah akses tidak sah ke perangkat Anda.