Cuma 2 Minggu, Kulit Bisa Glowing dari Jerawatan Kalau Ikuti Trik Eksfoliasi Ini!
- canva
VIVABandung – Merawat kulit bukan sekadar soal tampil cantik. Lebih dari itu, ini soal menjaga keseimbangan antara kebutuhan kulit dan cara kita memperlakukannya.
Salah satu perawatan populer adalah eksfoliasi. Tapi, pertanyaannya: kalau sedang jerawatan, bolehkah tetap eksfoliasi?
Eksfoliasi dikenal sebagai proses mengangkat sel kulit mati. Namun, banyak yang ragu karena khawatir jerawat makin meradang.
Dr. Kamilah Jaidi, MARS, seorang dokter estetika dalam kanal youtubenya menjelaskan bahwa kondisi kulit sangat menentukan boleh tidaknya eksfoliasi.
"Kuncinya bukan di jerawatnya, tapi di skin barrier-nya. Kalau skin barrier kamu sehat, baru boleh mulai eksfoliasi,” ujarnya.
Sebelum memutuskan eksfoliasi, kenali dulu kondisi kulit. Bila terasa kering, kemerahan, perih, atau gatal, tandanya skin barrier belum siap.
Fokus dulu ke hidrasi minimal selama dua minggu. Gunakan pelembap yang sesuai jenis kulit.
Untuk kulit berminyak, pilih tekstur gel yang ringan. Sedangkan kulit kering, butuh kelembapan ekstra.
Jika setelah dua minggu kulit terasa lebih stabil, eksfoliasi bisa dimulai perlahan.
Awali seminggu sekali, lalu ditingkatkan bertahap. Kandungan seperti BHA (Salicylic Acid 2%) cocok untuk kulit berjerawat.
“Kalau terlalu sering, kulit bisa rusak. Kalau kurang, jadi kusam dan komedoan,” kata dr. Kamila.
Menemukan keseimbangan antara eksfoliasi dan hidrasi adalah kunci kulit glowing. Tak perlu terburu-buru.
Dengarkan kebutuhan kulitmu, rawat dengan sabar, dan jangan takut untuk bereksperimen, selama kamu tahu batasnya.