Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 8 Kesalahan Ini Bisa Bikin Anak Tumbuh dengan Luka Batin Mendalam!

kesalahan orang tua pada anak
Sumber :
  • canva

VIVABandung – Setiap anak lahir tanpa bisa memilih siapa yang akan jadi orangtuanya. 

img_title Saluran Cerna Sehat Kunci Imunitas Kuat Buat Tumbuh Kembang Optimal Anak

Sayangnya, tak semua orangtua sadar bahwa pola asuh yang keliru bisa melukai hati anak sejak dini.

Banyak orangtua tanpa sadar melakukan kesalahan yang dampaknya besar. 

img_title DHA dan EPA Penting Buat Perkembangan Otak Optimal di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Dilansir dari kanal Youtube Merry Riana, berikut delapan kesalahan yang sering terjadi dan berpotensi menghancurkan masa depan anak:

1. Suka membandingkan anak

img_title Stimulasi Tepat Buat Anak Usia 2 Tahun Bantu Maksimalkan Perkembangan Kemampuan

“Lihat tuh kakak, nilai bagus terus. Kamu kapan kayak dia?” Kalimat seperti ini terasa menyakitkan. 

Bukan memotivasi, tapi justru membuat anak merasa tidak cukup.

2. Ucapan yang menjatuhkan

Ucapan seperti, “Udahlah, kamu pasti gagal lagi,” perlahan-lahan meruntuhkan rasa percaya diri. 

Anak bisa tumbuh dengan keyakinan bahwa dirinya memang tidak mampu.

3. Menyesalkan kehadiran anak

Pernah dengar orangtua bilang, “Kalau bukan karena kamu, hidup mama bisa lebih tenang”? 

Ini menyakitkan. Anak jadi merasa kehadirannya tidak pernah diharapkan.

4. Mengolok fisik anak

Kalimat seperti “Kamu kok makin gemuk?” bisa meninggalkan luka dalam.

 Anak bisa tumbuh membenci tubuhnya sendiri dan merasa tidak layak diterima.

5. Menyindir kebiasaan anak

Ketika anak disindir soal cara berjalan, bicara, atau minatnya, mereka akan menarik diri. 

Mereka takut dinilai, bahkan saat jadi diri sendiri.

6. Menganggap anak sebagai beban hidup

Saat orangtua bilang, “Mama kerja banting tulang demi kamu,” anak mungkin merasa bersalah hanya karena hidup dan sekolah.

7. Tidak hadir secara emosional

Anak tak hanya butuh uang, tapi juga perhatian. 

Sayangnya, banyak orangtua hadir secara fisik tapi tidak pernah benar-benar mendengarkan.

8. Tidak memberi ruang untuk jadi diri sendiri

Memaksakan impian orangtua ke anak membuat mereka kehilangan arah.