Kebiasaan Minum Obat Tanpa Resep Dokter Berdampak Bahaya ke Ginjal, Ahli Sarankan Hal Ini
- VIVA.co.id
VIVA Bandung – Ada sejumlah kebiasaan sepele yang ternyata bisa menyebabkan sel ginjal rusak. Karena itu, masyarakat harus mengetahui berbagai faktor ginjal tidak sehat tersebut.
Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), dr. Pringgodigdo Nugroho menuturkan, faktor pertama dari masalah gagal ginjal adalah kebiasaan malas gerak alias 'mager' atau sedentary life.
Menurutnya, kebiasaan mager dan kurang beraktivitas fisik menjadi salah satu permulaan dari banyak faktor risiko gagal ginjal, seperti diabetes hingga hipertensi.
"Misal ke toko dekat rumah saja pakai kendaraan ya, jadi kurangnya aktivitas fisik itu bisa mengganggu fungsi ginjal," kata dr. Pringgodigdo dikutip dari VIVA Bandung, Jumat (11/4/2025).
"Selain itu juga merokok, minum obat-obatan tanpa anjuran resep dokter. Jadi minumnya obat bebas sembarangan, itu juga perlu menjadi perhatian," tambahnya.
Selain itu, dr Pringgodigdo mengungkapkan, kebiasaan ngemil atau suka mengonsumsi camilan asin di waktu senggang, juga menyebabkan masalah hipertensi yang berakhir gagal ginjal kronis di masa depan.
"Ngemil makanan asin jelas mengandung garam yang tinggi. Garam itu meningkatkan hipertensi, kalau tidak terkendali itu risikonya (gagal ginjal) meningkat jadi harus dikurangi ya," ujarnya.
Ia mengajurkan kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak dini.
Solusinya, masalah gagal ginjal bisa dicegah dengan pola hidup sehat, nutrisi yang baik dan meningkatkan aktivitas fisik.
"Diet seimbang banyak buah sayur sedikit lemak, lalu rendah garam. Aktivitas fisik harus ditingkatkan, stop merokok dan alkohol itu harus," tandasnya.