Rahasia Membangun Hubungan Kakak-Adik yang Akur, Hindari Sibling Rivalry Sejak Dini
VIVABandung – Sibling rivalry atau persaingan antar saudara adalah hal umum dalam keluarga. Namun, tahukah kamu bahwa ini sebenarnya bisa dicegah?
Kunci utamanya adalah perlakuan orang tua yang adil terhadap anak.
"Ternyata sibling rivalry muncul di antara kakak-adik justru ketika mereka menghayati bahwa perlakuan orang tua terhadap salah satu anak dihayati berbeda," ungkap Roslina Verauli, M.Psi.,Psi dalam channel Youtube Nikita Willy Official.
Membandingkan anak adalah big no-no. Hindari kalimat seperti "Kakak bisa loh mengerjakannya serius 1 jam, kok kamu enggak?"
Hal ini berdampak buruk secara emosional pada anak. Mereka merasa tidak dicintai secara sama.
Orang tua dengan kedua anaknya
Setiap anak memiliki temperamen berbeda. Ada yang butuh perhatian lebih, ada yang lebih mandiri.
Berikan waktu one-on-one dengan masing-masing anak. Ini penting untuk membangun perasaan dicintai.
Upayakan memberikan pujian pada kekuatan masing-masing anak. Jika kakak jago menyanyi, adik mungkin handal main catur.
Bantu mereka menemukan kelebihan unik masing-masing sehingga tidak terjebak dalam kompetisi yang sama.
Berikan tugas yang memerlukan kerja sama. Misalnya membersihkan halaman bersama atau merapikan meja makan.
Kegiatan bersama ini membangun kekompakan dan mengurangi persaingan negatif.
Jangan menjadikan kakak sebagai perpanjangan tangan orang tua. Ingat, dia tetap seorang anak dengan haknya sendiri.
Bangun komunikasi efektif dalam keluarga melalui kegiatan rutin seperti makan bersama. Ini kesempatan untuk mendengarkan cerita masing-masing anak.*