Atasi Korban Kesetrum, 5 Langkah Pertolongan Pertama yang Selamatkan Nyawa
VIVABandung – Sengatan listrik dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Pertolongan pertama yang tepat sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa korban kesetrum.
Penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah komplikasi serius akibat sengatan listrik.
Menurut dr. Gammarida Magfirah dalam kanal YouTube Kata Dokter, keselamatan penolong harus menjadi prioritas utama.
"Sebelum menolong orang yang kesetrum, matikan dulu sumber listrik yang ada di sekitar," tegas dr. Gammarida.
Perlu diingat bahwa listrik dapat dengan cepat terhantarkan dari satu orang ke orang lain. Tanpa tindakan pengamanan, penolong berisiko ikut menjadi korban sengatan listrik.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan tidak ada lagi sumber listrik aktif di sekitar lokasi kejadian.
Mematikan sumber listrik dari pusat atau mencabut steker dari stopkontak merupakan tindakan awal yang krusial.
Ilustrasi Pertolongan pada Orang Kesetrum
Jika kondisi tidak memungkinkan untuk mematikan sumber listrik, gunakan benda isolator sebagai alternatif.
"Teman-teman bisa menghalau dengan menggunakan alat-alat yang bersifat isolator contohnya adalah plastik," saran dr. Gammarida.
Bahan plastik tidak menghantarkan listrik sehingga aman digunakan untuk memisahkan korban dari sumber listrik. Hindari penggunaan benda logam yang merupakan konduktor listrik yang baik.
dr. Gammarida menekankan, "Tidak boleh menggunakan peralatan yang basah ya karena harus diingat air itu adalah bisa menghantarkan aliran listrik."
Setelah berhasil memindahkan korban dari sumber listrik, segera periksa kondisi korban. Pemeriksaan kesadaran, nadi, dan pernapasan menjadi prioritas utama dalam pertolongan pertama.
"Segera cek kondisi apakah pasien masih dalam kondisi sadar atau tidak, apakah masih ada nadi, masih ada nafas," jelas dr. Gammarida mengenai prosedur pemeriksaan awal korban kesetrum.
Jika korban tidak menunjukkan tanda-tanda nadi dan pernapasan, resusitasi jantung paru (RJP) harus segera dilakukan. RJP menjadi tindakan krusial sambil menunggu bantuan medis profesional tiba di lokasi.
Untuk korban yang masih sadar, periksa ada tidaknya keluhan atau cedera yang terjadi akibat sengatan listrik. Luka bakar merupakan salah satu cedera umum yang perlu ditangani dengan cepat.
"Apabila ada luka bakar kita bisa membantu dengan meredakan luka bakar tersebut dengan air yang mengalir," saran dr. Gammarida.