Anak Pakai Gadget Perlu Pendampingan Orang Tua, Dukung Komunikasi Dua Arah
VIVABandung – Penggunaan gadget pada anak memang masih jadi perdebatan.
Banyak orang tua khawatir tentang dampak negatifnya, namun jika digunakan dengan bijak, gadget bisa membantu stimulasi anak.
Kuncinya adalah pendampingan orang tua dan komunikasi dua arah.
Gadget bisa dimanfaatkan untuk video call dengan anggota keluarga yang sedang tidak di rumah.
Ini merangsang kemampuan komunikasi anak karena membutuhkan interaksi.
Gadget juga bisa digunakan untuk menunjukkan hal-hal yang sulit didapatkan di sekitar, seperti binatang tertentu.
"Kalau kita gunakan gadget untuk menunjukkan sesuatu yang kita sulit dapatkan, gajah misalnya, itu bisa digunakan dengan mungkin handphone. Tapi ya kita sambil dampingin," jelas dr. Ria Yoanita, Sp.A di channel YouTube Nikita Willy Official.
Anak main gadget
Yang perlu dihindari adalah memberikan gadget kepada anak tanpa pendampingan hanya agar anak tenang sementara orang tua sibuk.
Penggunaan gadget tanpa komunikasi dua arah justru akan menghambat perkembangan kognitif anak.
Untuk mencapai kognitif yang baik, anak perlu mengembangkan beberapa keterampilan penting.
Pertama, atensi atau perhatian terhadap diri dan lingkungan.
Kedua, fokus untuk menyelesaikan tugas hingga tuntas.
Ketiga, kemampuan mengingat informasi yang diberikan.
Keempat, kemampuan berbicara dan mengungkapkan pikiran.
Kelima, rasa ingin tahu atau sikap "kepo" yang mendorong anak bertanya.
Keenam, kemampuan nalar dan logika untuk memahami sebab-akibat.
Ketujuh, kemampuan membuat keputusan berdasarkan penalaran.
Penggunaan gadget yang tepat dengan pendampingan orang tua bisa mendukung pengembangan keterampilan-keterampilan ini.*