MyPertamina Bikin Galau? Ini Saran Operator SPBU
- Zakiana Fadhila Matondang
“Kalau e-money berupa kartu tapi kalau MyPertamina kan berupa aplikasi, jadi agak-agak rumit, karena kita harus selalu ada kuota dan lain sebagainya. Kalau kuota tinggal sedikit lagi kadang buffering agak lama,” jelas Rya Fitrya saat diwawancara melalui whatsapp.
“Kalau aplikasinya lebih cepat seperti e-money kan enggak akan macet ya, tapi misalnya untuk menggunakan internet pasti beda-beda, setiap provider itu kecepatan untuk membaca aplikasi tentu berbeda juga. Jadi, akan menghambat untuk pembayaran yang ke belakang jadi akan membuat macet juga di SPBU,” sambungnya.
Kemudian, Rya Fitria KDI pun menambahkan terkadang aplikasi meminta update tentu akan memiliki durasi yang bisa memperlama juga antrean, apalagi adanya proses verifikasi dari aplikasi MyPertamina. Inovasi yang dihasilkan Pertamina tentu untuk kemajuan bangsa agar tidak ketinggalan namun harus tetap dilihat dengan yang usianya 50 tahun keatas.
“Inovasi pertamina baik untuk kemajuan bangsa agar bisa berpikir lebih maju kedepan agar tidak ketinggalan, kalau minyak tanah ke gas masyarakat protes tapi gas mudah didapat dan digratiskan pada saat itu, tunai jadi non tunai bayar tol karena itu berupa kartu, dan bisa diisi di market atau yang pegang atm bisa di atm,” ujarnya.
“Pertamina termasuk salah satu kebutuhan masyarakat seperti gas lagi, mereka hampir 50% orang tua engga pakai android kecuali orang tua yang masih bekerja, dan yang pegang android aja enggak bisa menggunakan aplikasi dengan benar, apalagi bayar non tunai mungkin kalau generasi muda se yes, it’s ok, untuk yang 50 tahun keatas yang engga pakai android, bagaimana.” tambahnya lagi.