Ingin Jadi Polisi? Pendaftaran Polri 2025 Akan Ditutup Maret Mendatang
VIVABandung – Kesempatan berkarier di Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali dibuka tahun 2025.
Pendaftaran yang telah dimulai sejak 5 Februari akan berakhir pada 6 Maret 2025. Bagi yang berminat, segera persiapkan diri dan lengkapi persyaratan yang dibutuhkan.
Tahun ini, Polri membuka empat jalur penerimaan utama.
Pertama, jalur Taruna Akademi Polisi untuk lulusan SMA/sederajat dengan kuota 275 orang.
Kedua, jalur SIPSS yang menyediakan 140 kursi bagi lulusan D4, S1, dan S2.
Ketiga, jalur Bintara dengan berbagai spesialisasi yang membuka 4.000 formasi.
Keempat, jalur Tamtama Brimob dan Polair dengan total 750 kursi.
Calon pendaftar wajib memenuhi sejumlah kriteria dasar. Status WNI dan usia minimal 18 tahun saat pengangkatan menjadi syarat utama.
Kesehatan fisik dan mental harus dalam kondisi prima, dibuktikan dengan surat keterangan dari institusi kesehatan yang berwenang. Latar belakang yang bersih dari tindak pidana juga menjadi persyaratan wajib.
Setiap jalur penerimaan memiliki persyaratan khusus yang berbeda. Untuk Taruna Akpol, pendaftar harus lulusan SMA/sederajat dengan nilai rata-rata yang baik.
Jalur SIPSS mensyaratkan ijazah minimal D4 atau S1 dengan IPK minimal 3.00. Jalur Bintara terbuka bagi lulusan SMA hingga S1, dengan pembagian formasi sesuai kompetensi khusus.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui penerimaan.polri.go.id. Calon pendaftar harus mempersiapkan dokumen seperti KTP, KK, ijazah, SKCK, dan surat keterangan sehat dalam bentuk digital.
Semua berkas akan diverifikasi ulang secara fisik di Polres atau Polda setempat.
Proses seleksi akan berlangsung secara bertahap. Mulai dari seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, tes akademik, hingga pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
Setiap tahapan harus diikuti dengan sungguh-sungguh karena bersifat gugur. Polri menekankan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya.*