Awas! Tanda-tanda Email Disadap dan Cara Ampuh Mengatasinya Sekarang
- id.pinterest.com
VIVABandung – Email menjadi sarana komunikasi penting yang menyimpan banyak data pribadi dan pekerjaan.
Jika email kamu disadap, risikonya bisa sangat serius, mulai dari pencurian identitas sampai kerugian finansial.
Bahkan bisa mengancam keamanan data perusahaan jika email kantor yang terkena.
Bagaimana kamu tahu kalau email sedang disadap?
Perhatikan tanda-tanda seperti: email yang sudah dibaca padahal kamu belum membukanya, ada email mencurigakan di folder "Terkirim" yang bukan kamu yang kirim, sering menerima notifikasi login dari lokasi atau perangkat asing, atau kontak-kontak kamu melaporkan menerima email aneh yang seolah-olah dari kamu.
Ilustrasi email
- id.pinterest.com
Berikut cara mengatasi email yang disadap:
1. Segera ganti password
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengganti password email.
Gunakan password yang kuat dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.
Jangan gunakan password yang sama dengan akun lain.
Pastikan passwordnya panjang, minimal 12 karakter. Ini adalah pertahanan dasar untuk menghentikan akses penyadap.
2. Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA)
Dengan fitur ini, setiap kali login kamu akan diminta memasukkan kode verifikasi yang dikirim ke ponsel atau aplikasi autentikator.
Meskipun password bocor, penyerang tetap tidak bisa masuk tanpa kode ini.
Gmail, Yahoo, dan hampir semua layanan email besar sudah menyediakan fitur ini di pengaturan keamanan.
3. Periksa pengaturan penerusan email
Buka pengaturan email dan cek apakah ada aturan penerusan (forwarding) yang mencurigakan.
Penyadap sering mengatur agar semua email masuk diteruskan otomatis ke email mereka.
Hapus aturan penerusan yang tidak kamu buat sendiri, ini akan memutus akses penyadap ke email baru yang masuk.
4. Periksa perangkat yang terhubung
Periksa daftar perangkat yang masih login ke akun emailmu. Biasanya bisa dilihat di bagian "Aktivitas Akun" atau "Perangkat yang Terhubung" di pengaturan.
Keluarkan (logout) semua perangkat yang tidak kamu kenali, ini akan memaksa penyadap untuk login ulang dengan password baru yang sudah kamu ganti.
5. Perbarui informasi pemulihan
Pastikan nomor telepon dan email cadangan untuk pemulihan akun adalah milikmu sendiri dan masih aktif.