Daftar Penerima Program Pangersa 2026 di Bandung, Dapat Ikan Lele!

Program Pangersa 2026
Sumber :
  • Humas Bandung

VIVABandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menyalurkan bantuan pangan melalui program Pangan untuk Daerah Rentan Rawan Pangan dan Stunting (Pangersa). 

img_title Status Legalitas 2 Pemain Grade A Eropa Kandidat Naturalisasi jelang Piala Asia 2027

Tahun ini, program menyasar 16 kelurahan yang terdiri dari delapan wilayah kategori rentan pangan dan delapan kelurahan dengan risiko stunting. Program yang telah berjalan sejak 2023 ini kini memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. 

Penyaluran bantuan pada 2026 dibagi menjadi dua tahap, di mana tahap pertama dilaksanakan pada awal Oktober dan tahap kedua menjadi penyaluran terakhir tahun ini.

img_title 2 Hari Pemulihan! Strategi Persib Bandung Bangkit Lawan Garudayaksa FC

Sasaran dan Paket Bantuan Pangersa 2026

Di Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, bantuan disalurkan kepada 167 kepala keluarga (KK). Sementara itu, jumlah penerima di Kelurahan Cibuntu tercatat mencapai sekitar 129 KK.

img_title Cek Fakta Kelayakan FIFA Julian Oerip! Wonderkid AZ Alkmaar Keturunan Surabaya

Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh paket komoditas pangan segar yang terdiri dari:

  1. Beras sebanyak 5 kilogram
  2. Daging ayam segar setara 1 kilogram
  3. Telur ayam setara 1 kilogram
  4. Ikan lele segar sebanyak 1 kilogram

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menyatakan bahwa program Pangersa merupakan upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap pangan segar, sehat, dan bergizi.

"Yang kita berikan ada beras, ikan segar, daging ayam segar dan telur. Mudah-mudahan ini bisa menjadi konsumsi yang sehat, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pangan sehat," ujar Gin Gin, Rabu (14/10/2026).

Gin Gin menjelaskan bahwa program ini diprioritaskan bagi warga yang belum memperoleh bantuan sosial dari program lainnya. Kendati demikian, keterbatasan anggaran membuat jumlah penerima bantuan masih harus dibatasi meskipun kebutuhan riil di lapangan jauh lebih besar.

"Mudah-mudahan tahun depan bisa ada penambahan jumlah penerima, termasuk dari sisi kuantitas bantuan. Saat ini baru dua kali penyaluran, mudah-mudahan ke depan bisa lebih dari dua kali," kata Gin Gin.

Ia menambahkan, program tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu pemenuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang berisiko mengalami masalah gizi buruk dan stunting di Kota Bandung.

Manfaat program Pangersa dirasakan langsung oleh warga setempat. Dede Yani (40), warga Kelurahan Cigondewah Kaler, mengaku bersyukur karena bantuan tersebut dapat meringankan beban kebutuhan pangan keluarganya.

Halaman Selanjutnya
img_title