Bawaslu Kembangkan SuperApps Pengawasan Berbasis AI
- id.pinterest.com
Solusi tersebut meliputi penerapan Satu Data Pengawasan Terintegrasi untuk menyatukan aplikasi yang sebelumnya tercecer, peluncuran SuperApps Pengawasan Partisipatif sebagai platform tunggal untuk pelaporan, edukasi, dan pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT), serta penerapan Hybrid System (Off-chain + On-chain).
Sistem Off-chain digunakan untuk menjaga kecepatan rekapitulasi data Tempat Pemungutan Suara (TPS), di mana data disimpan dan diolah melalui basis data konvensional.Â
Selain itu, Bawaslu juga menargetkan peningkatan kapasitas digital bagi 800 ribu pengawas agar memiliki literasi digital yang memadai.
Langkah penguatan ini dilakukan melalui penjajakan kolaborasi lintas sektor melalui program Bawaslu Tech Fellowship & Regulatory Sandbox Pemilu, yang melibatkan lembaga riset dan para pelaku industri teknologi.
- IADE-RN: Memberikan masukan terkait tata kelola dan kepercayaan digital dalam pengawasan.
- Baliola & IBMC: Menguji konsep pencatatan jejak perubahan data berbasis blockchain.
- Mandala on-Chain: Menjajaki partisipasi komunitas digital dan diaspora.
- BRIN: Melakukan riset dan pengujian AI yang akurat, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Diskusi strategis ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, antara lain Grace Sabandar (President/CEO Ambassador Club), Tuhu Nugraha Dewanto (President/CEO IADE-RN), Agus Canny (President/CEO Indonesia of Blockchain & Metaverse Center sekaligus Dekan President University), serta AntaPutu Rahman Desyanta (President/CEO Baliola Blockchain Indonesia) dengan dukungan penuh Project On di Jakarta.
Â