Ade Yasin Ngeyel Pengen Bebas dari Kasus Suap BPK

Bupati Bogor Ade Yasin terjaring OTT KPK
Sumber :
  • istimewa

BANDUNG - Kuasa hukum Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin, Dinalara ButarButar meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Bandung agar membebaskan kliennya karena tak terbukti terlibat dalam praktik suap auditor BPK.

img_title Jay Idzes Absen 4 Laga, Ini Perkembangan Terbaru Cedera Bek Timnas!

"Membebaskan terdakwa Ade Yasin dari seluruh dakwaan, membebaskan dari dalam tahanan, memulihkan harkat martabat dan nama baik terdakwa dalam keadaan semula, membebankan biaya perkara kepada negara," kata Dinalara saat membacakan nota pembelaan atau pledoi, Senin 19 September 2022.

Pihaknya juga meminta barang bukti kepada kliennya berupa ponsel, dan satu buah amplop berisi uang dengan nilai total USD 2.770 dikembalikan. Dia menilai, akan melakukan upaya hukum lainnya jika hakim memutuskan kliennya bersalah meski hanya dengan menjatuhkan hukuman kurungan satu hari.

img_title Igor Tolic Punya Siasat Khusus, Persib Berburu Kebangkitan di Bogor!

"Terdakwa dituntut satu hari pun kami akan tetap melakukan pembelaan upaya hukum, karena terdakwa tidak bersalah, dan terdakwa bukanlah pelaku tindak pidana korupsi tersebut," katanya.

Dinalara menerangkan, kliennya merupakan korban konspirasi terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa lainnya, Pegawai Pemkab Bogor. Hal itu ia buktikan dengan tidak adanya uraian Jaksa KPK yang menyebutkan Ade Yasin tertangkap berdasarkan operasi tangkap tangan (OTT).

img_title Pernah Berlatih di Era Shin Tae-yong, Bagaimana Nasib Naturalisasi Jim Croque?

Ketua KPK dan Bupati Bogor Ade Yasin

Photo :
  • Viva / M. Ali Wafa

"Karena memang faktanya terdakwa dibawa untuk dimintai keterangan dan tidak sedang melakukan tindak pidana. Penjemputan yang dilakukan kepada Terdakwa tertanggal 27 April 2022 dinihari pukul 03.00 WIB di kediamannya hanya untuk dimintai keterangan,"  katanya.

Tidak terlibatnya Ade Yasin dalam dugaan suap auditor BPK juga telah dibuktikan oleh keterangan puluhan saksi yang dihadirkan Jaksa KPK selama persidangan. Ade Yasin terbukti tidak memberikan arahan kepada terdakwa Ihsan Ayatullah yang merupakan Kasubid Kasda BPKAD Kabupaten Bogor untuk melakukan dugaan suap kepada auditor BPK RI Perwakilan Jawa Barat.

"Tidak ada satu saksi pun yang menerangkan dengan tegas bahwa terdakwa memberikan arahan kepada Ihsan Ayatullah untuk melakukan pengondisian dalam rangka pemeriksaan LKPD TA 2021," katanya.

Kemudian, kata Dinalara, tidak ada satu alat bukti pun yang dapat membuktikan dakwaan JPU terhadap terdakwa. Sehingga, ia menganggap Jaksa KPK tidak memiliki kekuatan pembuktian terhadap dakwaannya.

Halaman Selanjutnya
img_title