Banyak Simpang Siur, Korban Meninggal Laga Maut Kanjuruhan 125 Orang

Insiden Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Arema FC vs Persebaya
Insiden Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Arema FC vs Persebaya
Sumber :
  • VIVA

 

BANDUNG - Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu 1 Oktober 2022 yang menelan ratusan korban jiwa mendapat sorotan dunia. Bahkan kepastian jumlah korban jiwa pun masih terpantau simpang siur hingga Minggu (2/10/2022).

Wajar, proses sinkronisasi data memerlukan waktu cukup panjang, mengingat masifnya korban yang terdampak dalam kericuhan tersebut. 

Minggu pagi sekitar pukul 04.30, pihak kepolisian mengkonfirmasi sebanyak 127 korban jiwa, dimana dua personel polri menjadi korban dalam kejadian tersebut.

Selang berapa jam kemudian, korban jiwa dilaporkan bertambah menjadi 129 orang. Bahkan informasi yang dilaporkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur hingga Minggu siang 2 Oktober 2022 melaporkan bertambah hingga 174 korban jiwa.

Meski begitu, sejumlah media kemudian melaporkan korban jiwa sementara yang terdata hingga Minggu malam mencapai 125 orang. Laporan itu berdasarkan data yang disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

Dimana jumlah data korban jiwa sebanyak 125 orang itu mengacu pada pendataan setiap rumah sakit yang merujuk korban. Adapun rincian data tersebut yakni RSUD Kanjuruhan sebanyak 21 korban jiwa, RSUD Gondanglegi 4 korban jiwa, Rumah Sakit Hasta Brata Batu 2 korban jiwa, Rumah Sakit Saiful Anwar Malang 20 korban jiwa, Rumah Sakit Wava Husada 58 korban jiwa.

Insiden Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Arema FC vs Persebaya

Insiden Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Arema FC vs Persebaya

Photo :
  • VIVA

Kemudian, RSUD Teja Husada 13 korban jiwa, Rumah Sakit Hasta Husada 3 korban jiwa, Rumah Sakit Ben Mari 1 korban jiwa, RST Soepraoen 1 Orang, Rumah Sakit Salsabila 1 korban jiwa, dan 1 orang meninggal dunia langsung dibawa pulang oleh keluarga.

Pengamatan viva dari sejumlah laporan media, korban jiwa yang sudah kembali ke pihak keluarga langsung dimakamkan. Termasuk juga anggota polri yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.

Hasil verifikasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, rumah sakit dan pihak-pihat terkait lainnya hingga Minggu malam 2 Oktober 2022, jumlah korban jiwa dalam kejadian tersebut tercatat 125 orang.

Laporan total korban dalam insiden itu mencapai 448 orang. Dimana 125 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia, sementara sisanya dilaporkan mengalami luka berat dan ringan. (hru)