Perjuangan Si Sayap Cepat, Febri Hariyadi Bangkit dari Cedera ACL dan Siap Kembali Bawa Persib Bandung Juara
VIVABandung – Tujuh bulan bukanlah waktu yang singkat untuk seorang atlet berpisah dengan lapangan. Bagi Febri Hariyadi, waktu tersebut dilaluinya dengan penuh perjuangan dan kesabaran.
Penyerang sayap dengan julukan Si Sayap Cepat Persib Bandung dengan nomor punggung 13 ini kini telah kembali berlatih bersama timnya.
Setelah sekian lama absen karena cedera ACL yang dideritanya saat Persib Bandung melawan Persis Solo di Piala Presiden 2024.
Proses pemulihan dari cedera ACL memang tidak mudah. Febri harus menjalani operasi pada Agustus 2024 dan menjalani terapi pemulihan selama berbulan-bulan.
"Tujuh bulan lamanya juga bukan waktu yang sebentar, jadi saya melakukan tahapan untuk bisa sampai gabung ke latihan tim," ujar Febri usai latihan di Stadion GBLA, Rabu (9/4/2025).
Febri Hariyadi
Semangatnya untuk kembali ke lapangan begitu besar. Febri Hariyadi bertekad untuk bisa tampil di 7 pertandingan sisa Liga 1 2024/2025.
Perjalanan Febri penuh dengan dinamika. Setelah sempat jarang mendapat kesempatan bermain, performanya meningkat drastis dan berhasil membantu Persib Bandung menjuarai Liga 1 musim lalu.
Kontribusinya tidak bisa dipandang sebelah mata. Dari 14 penampilan di musim 2023/2024, Febri berhasil menyumbangkan 2 gol untuk Maung Bandung.
Proses adaptasi kembali ke dalam tim dilakukan Febri secara bertahap. Dia memahami bahwa pemulihan cedera ACL butuh kehati-hatian agar tidak terjadi cedera ulang.
"Saya mulai latihan kemarin, berjalan lancar semuanya, tidak ada kendala apapun. Mudah-mudahan saya bisa cepet beradaptasi, lancar sampai bisa main lagi," ungkap Febri penuh optimisme.
Pelatih Persib Bandung tentunya menaruh harapan besar pada kepulihan Febri. Kehadirannya di lini serang bisa menjadi tambahan kekuatan bagi Maung Bandung.
Meski tidak akan turun dalam pertandingan melawan Borneo FC pada Jumat (11/4/2025), Febri siap untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. Dia ingin memastikan kondisinya benar-benar pulih 100% sebelum kembali bertanding.
"Dalam sepakbola, mental adalah segalanya. Kembali dari cedera panjang bukan hanya soal fisik, tapi juga kekuatan mental untuk menghadapi tantangan baru," kata pengamat sepakbola nasional.
Bobotoh tentunya tidak sabar menanti aksi Febri di lapangan. Kecepatan dan ketajamannya di sayap bisa menjadi senjata mematikan bagi lawan-lawan Persib Bandung.