Ini Wisata Populer Di Era Pasca - Pandemi

Ilustrasi liburan
Sumber :
  • pixabay

Viva Bandung – Pandemi Covid-19 telah membawa perubahan drastis pada banyak aspek kehidupan, termasuk industri pariwisata. Dengan dibukanya berbagai negara secara bertahap dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, cara berlibur pun mulai beradaptasi.

Beredar Momen Ayu Ting Ting Liburan Bareng Keluarga Calon Suami

Pada acara Stay Fit with NusaTrip baru-baru ini, Patrick Soetanto, CEO Nusatrip.com, mengatakan: “Negara-negara sudah mulai terbuka, mulai dari Singapura hingga Korea Selatan, sehingga semakin banyak  orang yang ingin berwisata. »

Beberapa destinasi wisata menjadi terkenal pascapandemi. Patrick Soetanto menambahkan: “Destinasi terpopuler saat ini adalah Jepang, Singapura, tapi sekarang orang Jepang lebih banyak.”

Dinar Candy Kepergok Liburan Bareng Ko Apex dan Anaknya, Netizen: Jadi Juga Embat Suami Orang

Selain itu, kota-kota Asia Tenggara lainnya seperti Bangkok juga menempati peringkat tinggi dalam daftar destinasi populer. “Destinasi terpopuler kedua  adalah Bangkok,” kata Patrick. Sekarang kami ingin mengelola promosi dengan maskapai penerbangan untuk menjangkau negara-negara yang dicari masyarakat Indonesia.”

Meski belum pulih sepenuhnya, namun laju pertumbuhan industri pariwisata masih tergolong tinggi. “Jumlah pesawat tidak lagi penuh seperti sebelum pandemi, tentunya hanya melayani perjalanan ke beberapa kota saja. Akan meningkat sekitar 50%,” kata Patrick. Menanggapi inovasi ini, NusaTrip melakukan perbaikan dengan pembaruan dan perubahan desain. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemesanan penerbangan dan hotel yang lebih baik, modern, dan nyaman. NusaTrip juga terus terhubung dengan pengguna melalui berbagai acara, termasuk Stay Fit with NusaTrip yang diadakan selama FX Sudirman Car Free Day.

Dihujat Netizen Karena Singgahi Kota Al Ula, BCL Beri Tanggapan Bijak

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, pengelola destinasi pariwisata berharap  tragedi pandemi tidak terulang kembali. Saat ini penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadi syarat utama beroperasinya tempat wisata.