Jangan Asal, Ini Tips Ahli Gizi Simpan Makanan yang Baik di Kulkas

Ilustrasi makanan beku atau frozen food
Sumber :
  • The Sun

BANDUNG – Menyimpan makanan di kulkas atau lemari es menjadi salah satu cara efektif untuk membuatnya lebih awet dan tetap segar. Hal itu turut dibenarkan oleh Spesialis Gizi Klinik, dr. Raissa Djuanda, SpGK.

Menurutnya, menyimpan makanan di lemari es dapat menghambat pertumbuhan bakteri sehingga nutrisi makanan bisa tetap terjaga. Meski demikian, menyimpan makanan di lemari es juga tidak boleh sembarangan. Sebab, penyimpanan yang salah bisa menyebabkan perubahan pada makanan.

"Contohnya susu, bila disimpan terlalu lama di dalam lemari bisa mengubah rasanya. Untuk menjaga nutrisi dan rasa makanan, sebaiknya tempatkan makanan ke dalam wadah terlebih dulu sebelum dimasukkan ke kulkas," kata Dokter Raissa. 

Lebih lanjut dia menyarankan, bahan makanan seperti daging, sebaiknya diiris tipis atau kecil-kecil lalu tempatkan dalam wadah dan tutup rapat sebelum disimpan di lemari es. Sementara sayuran, sebaiknya ditempatkan dalam wadah atau plastik untuk mencegah penguapan. 

"Perhatikan juga agar tidak menyimpan makanan terlalu banyak di lemari es. Karena, lemari es yang terlalu penuh bisa membuat sirkulasi udara di dalamnya tidak lancar. Sirkulasi udara yang tidak baik di dalam lemari es, bisa menurunkan kualitas makanan," bebernya. 

Sementara untuk daging, jika daging yang Anda simpan di dalam kulkas ingin bertahan lebih lama bahkan hingga 2-3 bulan, Anda bisa memasukkannya ke dalam freezer. Menurut Raissa, jika disimpan di dalam lemari es biasa, ikan atau daging hanya bisa bertahan 1-2 hari saja. Sedangkan daging olahan seperti ham, sosis, atau kornet bisa bertahan satu minggu di dalam lemari es. 

"Ingat bahwa jika terjadi peningkatan udara atau panas di dalam lemari es, maka makanan dengan mudah terkontaminasi bakteri. Kondisi ini bisa menyebabkan makanan semakin cepat membusuk. Suhu yang ideal untuk lemari es adalah di bawah empat derajat celsius," imbuh dr Raissa Djuanda.