Pertama Kalinya Menjadi Produser Film, Nafa Urbach Mengaku Bayar Mahal untuk Pemeran Utama

Nafa Urbach
Sumber :

Viva Bandung – Nafa Urbach menjadi produser dan memproduksi film pertamanya dengan judul "Air Mata di Ujung Sajadah". Film yang diproduksi oleh Beehave Pictures dan MBK Production ini menggaet tiga aktor papan atas untuk menjadi bintang utama, yaitu Fedi Nuril Titi Kamal, dan Citra Kirana.

Ria Ricis Berani Berenang dengan Ikan Hiu Paus Raksasa, Titi Kamal: Keren Banget

Air Mata di Ujung Sajadah ini juga dibintangi oleh beberapa aktris senior peraih Piala Citra seperti Jenny Rahman. Kemudian ada juga Krisjiana Baharudin, Faqih Alaydrus, dan Tutie Kirana.

Dalam konferensi pers, Nafa Urbach mengaku merasakan perbedaan ketika harus ada di depan layar menjadi pemain dan ketika di belakang layar sebagai produser. Dia mengaku tanggung hawabnya lebih besar dan lebih rumit karena mengatur banyak hal.

Ria Ricis Dicibir Netizen karena Penampilannya yang Dianggap Kontras dengan Citra Kirana

"Beda banget (jadi produser). Tanggung jawabnya lebih berat. Lebih ribet juga jadi produser, karena atur keuangan, urusin bintangnya, scheduling in everything, budgeting, promoting dan masih banyak lagi. Terus ceritanya, sutradaranya, DOP, krunya, terus lokasi syuting dan segala macam," kata Nafa Urbach

Jadi produser merupakan keinginan yang sudah lama dipendam Nafa dan baru terealisasi. Ia mengaku sangat rertarik untuk menekuni bisnis di bidang industri. "Sudah lama banget (mau jadi produser), karena aku sangat tertarik di bisnis industri," katanya.

Netizen Sindir Fedi Nuril Karena Makin Aktif di TikTok

Ini adalah film pertamanya. Nafa Urbach dan sesama rekan produser, yaitu Ronny Irawan tidak ingin setengah-setengah. Salah satunya ketika menentukan pemain. Nafa dan Ronny memilih tiga pemain utaa dengan nama besar, jam terbang sudah tinggi, dan bayarannya mahal.

"Ini kan first baby aku, ini film pertama aku dari PH aku sendiri. Pas waktu itu Ronny (rekan sesama produser) bilang, 'berani enggak pakai artis yang mahal', 'Ya sudah boleh satu', 'Enggak bisa, harus tiga-tiganya'. Karena ini adalah bayi pertama yang mau lahir. Jadi jangan setengah-setengah," kata Nafa. 

Halaman Selanjutnya
img_title