Perlu Diketahui, Ini Perbedaan Penyakit Maag dengan GERD

Ilustrasu maag
Sumber :
  • U-Report

Kelemahan pada lapisan perut memungkinkan cairan pencernaan merusak dan membuatnya radang, sehingga menyebabkan maag. Memiliki lapisan perut yang tipis atau rusak meningkatkan risiko maag.

img_title Alergi Anak Bisa Berbahaya, Ini yang Perlu Diketahui Orangtua

Dalam kasus GERD, meski tidak ada penyebab tunggal, ada mekanisme di tubuh yang, ketika tidak berfungsi dengan baik dapat meningkatkan risiko terjadinya GERD. Sfingter esofagus bagian bawah (LES) adalah pita otot melingkar di ujung kerongkongan Saat bekerja dengan normal, bagian ini akan rileks dan terbuka saat menelan. Kemudian mengencang dan menutup kembali setelahnya.

Refluks asam terjadi ketika LES Anda tidak mengencang atau menutup dengan benar. Hal ini memungkinkan cairan pencernaan dan isi lain dari perut naik ke kerongkongan Anda.

img_title Rekomendasi 4 Resep Menu Sarapan Pagi yang Simpel Bermanfaat bagi Kesehatan Tubuh

Perbedaan ketiga GERD dan maag juga terdapat dari penyebabnya. Penyebab maag dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebih, stres, penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin atau obat antiradang, infeksi bakteri, dan sebagainya.

Sedangkan penyebab GERD bisa dikarenakan oleh berat badan berlebih, hernia hiatal, merokok, konsumsi alkohol, kehamilan, atau konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat antinyeri atau obat antidepresan.

img_title Dokter Ungkap Fakta Soal Makanan dan Kesehatan Kulit, Kamu Wajib Tahu!

Cara Mengatasi GERD dan Maag

Cara mengatasi GERD dan maag sebetulnya hampir sama, yaitu dengan memberikan obat antasida, H2 blocker, atau golongan proton pump inhibitor. Selain obat-obatan, diperlukan juga pengaturan pola makan bagi penderita sakit maag dan GERD. Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang perlu untuk dihindari bagi penderita kedua penyakit tersebut.

Asupan tertentu seperti makanan pedas, makanan berlemak, makanan yang terlalu asam, minuman beralkohol, minuman bersoda, atau minuman yang mengandung kafein dapat memicu terjadinya gejala sakit maag dan GERD sehingga perlu dihindari.(dra)