Awas Hacker Bisa Sadap HP Hanya dengan Nomor Telepon Anda

Ilustrasi Hacker
Sumber :
  • Pinterest

VIVABandung – Ancaman penyadapan ponsel melalui nomor telepon semakin meningkat belakangan ini.

img_title Beneran Bisa? Trik Ini Bantu Kamu Lepas dari Candu HP Tanpa Ribet!

Dikutip dari Kanal Youtube Aura, sekitar 60% serangan siber global terjadi pada perangkat seluler.

Para peretas memiliki berbagai cara untuk mendapatkan nomor telepon korban. Salah satunya melalui kebocoran data.

img_title Mengapa Gen Z Lebih Memilih Podcast Daripada Televisi? Ini Alasannya

Media sosial juga menjadi sumber potensial. Banyak platform mengharuskan pengguna mencantumkan nomor telepon saat registrasi.

Phishing merupakan metode umum lainnya. Penjahat siber mengirim pesan yang menyamar sebagai organisasi resmi.

img_title Tanda-tanda Baru WhatsApp Anda Disadap Orang Lain

Dark web menjadi tempat jual-beli informasi pribadi hasil curian. Termasuk nomor telepon yang didapat dari berbagai sumber.

Setelah mendapatkan nomor telepon, peretas bisa melakukan berbagai aksi berbahaya. Salah satunya pengalihan panggilan dan SMS.

"Penyadap menghubungi operator seluler dengan mengaku sebagai pemilik nomor. Mereka meminta pengalihan komunikasi ke nomor mereka," kutip dari Kanal Youtube Aura.

Smishing atau penipuan SMS juga marak terjadi. Pelaku mengirim pesan berisi tautan berbahaya.

Modus pemerasan menggunakan data sensitif korban juga mengancam. Peretas bisa mengakses foto dan video pribadi.

Keluarga korban juga bisa menjadi target. Peretas memanfaatkan nomor telepon untuk menipu orang terdekat.

Pengamanan nomor telepon bisa dilakukan dengan beberapa cara. Mengaktifkan kunci kartu SIM menjadi langkah awal yang penting.

Pengguna juga diimbau tidak mengklik tautan mencurigakan. Terutama dari pengirim yang tidak dikenal.

Mengabaikan panggilan dari nomor asing juga disarankan. Terutama jika tidak ada komunikasi sebelumnya.

Pengamanan biometrik seperti sidik jari perlu diaktifkan. Ini mencegah akses tidak sah jika ponsel dicuri.

Verifikasi keaslian situs web juga penting. Terutama saat diminta memasukkan data pribadi.

Penggunaan layanan keamanan digital komprehensif bisa menjadi solusi. Layanan ini memantau aktivitas mencurigakan.

Pemantauan aktivitas online secara berkala juga diperlukan. Terutama terkait penggunaan data pribadi.

Edukasi tentang keamanan siber harus ditingkatkan. Kesadaran pengguna menjadi kunci utama.

Perhatian khusus perlu diberikan pada anak-anak dan lansia. Mereka lebih rentan menjadi korban penipuan.*