Bahaya! Begini Cara Hacker Kuasai WhatsApp Anda
- id.pinterest.com
VIVABandung – Tindakan penyadapan WhatsApp telah menjadi ancaman serius bagi keamanan digital pengguna. Meski merupakan aktivitas ilegal, kasus-kasus pembobolan akun WhatsApp terus meningkat di tengah masyarakat yang semakin bergantung pada aplikasi pesan instan tersebut.
Penyadapan WhatsApp pada dasarnya adalah tindakan untuk mengetahui seluruh isi percakapan orang lain tanpa sepengetahuan pemilik akun. Ini berbeda dengan bajak WhatsApp yang bertujuan mengambil alih kendali penuh atas akun korban.
Dalam praktiknya, terdapat perbedaan mendasar antara sadap WhatsApp dan bajak WhatsApp.
Para hacker memiliki beragam metode untuk melakukan penyadapan. Tingkat keberhasilan penyadapan tergantung pada kecerdasan dan kepintaran hacker dalam mengeksekusi aksinya.
Salah satu metode umum yang dilakukan adalah dengan menyiapkan dua aplikasi WhatsApp. Aplikasi pertama digunakan untuk menghubungi korban, sementara aplikasi kedua disiapkan untuk mendaftarkan nomor korban.
Hacker biasanya memulai dengan menghubungi korban melalui berbagai platform seperti email, Facebook, Instagram, atau WhatsApp itu sendiri. Mereka akan menyamar sebagai pihak resmi WhatsApp untuk mendapatkan kepercayaan korban.
"Buat (korban) percaya bahwa kamu adalah salah satu orang yang bekerja di WhatsApp. Kamu dapat memulainya dengan kata-kata sambutan," ungkap sumber tersebut menjelaskan taktik yang digunakan hacker.
Setelah mendapatkan respons, hacker akan mendaftarkan nomor WhatsApp korban di aplikasi kedua yang telah disiapkan. Proses ini akan memicu pengiriman kode verifikasi ke ponsel korban.
Tahap kritis selanjutnya adalah memancing korban untuk memberikan kode verifikasi atau OTP tersebut. Begitu kode diberikan, hacker dapat memasukkannya dan mendapatkan akses ke akun WhatsApp korban.
Meski demikian, metode ini memiliki keterbatasan. "Ada salah satu kekurangan dalam cara ini yaitu kita nggak bisa melihat nama kontak yang disimpan korban kecuali WhatsApp, beban, dan Story WhatsApp kontak. Kita hanya bisa melihat tanda chatnya saja, nomor-nomor yang pernah korban chat," dijelaskan dalam Kanal YouTube Bahas Tech.
Untuk melindungi akun WhatsApp dari upaya penyadapan, pengguna dapat mengaktifkan verifikasi dua langkah. Langkah pengamanan ini sangat direkomendasikan untuk semua pengguna WhatsApp.
Cara mengaktifkan fitur ini cukup mudah. "Pergi ke setelan, buka akun, pilih verifikasi 2 langkah, masukkan kode 4 digit yang kamu ingat dan hanya kamu saja yang tahu, konfirmasikan kodenya dengan mengetikkan ulang," jelas Kanal YouTube Bahas Tech.