Langah Mudah Mengetahui Akun yang Diretas dan Langkah Mengatasinya!
VIVABandung – Pernahkah akun media sosial atau email Anda tiba-tiba tidak bisa diakses? Bisa jadi akun tersebut jadi sasaran peretasan.
Peretasan akun bisa menyebabkan pencurian dan penyalahgunaan data pribadi, hingga penipuan.
Tanda-Tanda Akun yang Diretas
1. Tidak Bisa Masuk ke Akun
Tiba-tiba password berubah tanpa Anda mengubahnya? Itu bisa jadi tanda bahwa peretas telah mengambil alih akun Anda.
2. Ada Aktivitas yang Tidak Biasa
Jika ada pesan terkirim tanpa Anda mengetiknya, postingan aneh di akun media sosial, atau transaksi mencurigakan di akun bank, segera cek keamanan akun Anda.
3. Menerima Notifikasi Login dari Perangkat Lain
Banyak platform mengirim notifikasi jika ada login dari perangkat baru. Jika Anda tidak mengenal perangkat tersebut, kemungkinan besar akun telah diretas.
Ilustrasi Peretasan Data
4. Email atau Nomor HP di Akun Berubah
Jika email pemulihan atau nomor telepon di akun Anda tiba-tiba berubah, ini pertanda serius. Hacker mungkin sudah mengambil alih sepenuhnya akun.
Cara Mengatasi Akun yang Diretas
1. Segera Ubah Password
Jika masih bisa masuk ke akun, segera ubah kata sandi menjadi yang lebih kuat. Gunakan kombinasi huruf, angka, dan simbol.
2. Gunakan Fitur Lupa Password
Jika tidak bisa masuk, coba gunakan fitur "Lupa Password" untuk mereset kata sandi melalui email atau nomor HP yang masih aktif.
3. Cek Perangkat yang Terhubung
Sebagian besar platform memiliki fitur untuk melihat perangkat yang pernah login ke akun. Jika ada perangkat asing, segera keluarkan dari akun.
4. Laporkan ke Pihak Terkait
Jika akun bank atau dompet digital diretas, segera hubungi layanan pelanggan untuk memblokir transaksi yang mencurigakan.
5. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Setelah berhasil mengambil kembali akun, aktifkan fitur verifikasi dua langkah agar hacker tidak bisa masuk dengan mudah.
Cara Mencegah Akun Diretas di Masa Depan
- Gunakan password yang kuat dan berbeda untuk setiap akun.
- Jangan pernah berbagi informasi login dengan siapa pun.
- Hindari login ke akun penting menggunakan perangkat atau WiFi publik.
- Selalu logout dari akun setelah menggunakan komputer atau ponsel orang lain.