Alasan Polisi Setop Konser NCT 127, Banyak Penonton yang Pingsan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan
Sumber :
  • VIVIA / M Ali Wafa

BANDUNG – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan menjelaskan kronologi dihentikannya konser NCT 127 2nd Tour ‘Neo City: Jakarta-The Link’ di Ice BSD Serpong, Tangerang Selatan pada Jumat, 4 November 2022.

Menurut dia, pihak kepolisian memang benar menghentikan konser NCT di BSD pada jam 21.20 WIB. Saat itu, konser sudah berlangsung kurang lebih 2 jam 20 menit mulai pulul 19.00 WIB. "Rencananya konser itu sampai jam 22.00 WIB. Dihentikan pukul 21.21 malam oleh Kepolisian," kata Zulpan saat dihubungi wartawan.

Alasannya, kata Zulpan, konser dihentikan oleh Kapolres Tangerang Selatan langsung yang memimpin dengan pertimbangan keselamatan penonton. Karena, penonton di situ mencoba mendekat ke panggung utama atau penyanyi.

"Sehingga terjadi dorong-dorongan dan ada yang pingsan kurang lebih 30 orang yang pingsan di situ. Untuk menghindari agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan jatuhnya korban dan sebagainya, maka kepolisian menghentikan pada pukul 21.20 malam konser tersebut," jelas dia.

Setelah itu, Zulpan menambahkan 30 orang yang sempat pingsan tersebut sudah diberikan pertolongan oleh kepolisian. Kini, mereka sudah sehat kembali.

"Sekarang situasinya konser dinyatakan selesai malam ini. Panitia dan kepolisian saat ini sedang mengawasi untuk mengeluarkan penonton dari tempat acara," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, jelang konser NCT 127 2ND TOUR ‘NEO CITY : JAKARTA – THE LINK’ malam hari ini, lokasi konser tersebut digegerkan akan surat ancaman bom. Ancaman bom itu adalah surat tulisan tangan pada selembar kertas bertulisan: "ICE BSD 4 November 2022. S.O.S. 11 Orang 3 Mobil TNT TATP".

Halaman Selanjutnya
img_title