Persib Tak Ingin Jemawa Meski Unggul Poin Dalam Perburuan Juara Liga 1
VIVABandung – Persib Bandung saat ini berada di puncak klasemen Liga 1 musim 2024-2025 dengan keunggulan poin yang cukup signifikan. Tim asuhan Bojan Hodak telah mengumpulkan 57 poin dari 27 pertandingan yang telah dijalani.
Maung Bandung kini unggul delapan poin dari Dewa United yang menempati posisi kedua klasemen. Mereka juga berjarak sembilan poin dari Persebaya Surabaya yang berada di posisi ketiga.
Meskipun berada dalam posisi yang nyaman, Persib Bandung menegaskan tidak ingin bersikap terlalu percaya diri. Hal ini disampaikan oleh salah satu pemain andalan mereka, Kakang Rudianto.
Bek tangguh Persib itu menyatakan bahwa tim tidak boleh bersantai karena pertandingan-pertandingan berikutnya akan penuh tantangan. Mereka harus tetap waspada dan fokus pada setiap laga.
"Kami akan habis-habisan di tujuh pertandingan sisa," tegas Kakang Rudianto saat diwawancarai oleh media resmi klub.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Persib Bandung tidak ingin terbuai dengan posisi mereka saat ini. Mereka sadar bahwa persaingan masih sangat ketat dan belum ada jaminan untuk meraih gelar juara.
Kakang Rudianto juga menekankan pentingnya tetap fokus pada performa tim sendiri.
"Kami tidak mau terlena dengan posisi saat ini dan jarak poin dengan posisi kedua dan ketiga," ujar Kakang Rudianto.
Persib Bandung masih memiliki tujuh pertandingan tersisa dalam kompetisi Liga 1 musim ini. Dari ketujuh laga tersebut, beberapa di antaranya akan berhadapan dengan tim-tim kuat seperti Borneo FC dan Bali United.
Menghadapi lawan-lawan tangguh tersebut, Persib Bandung harus mampu menjaga konsistensi permainan mereka.
Kemenangan dalam setiap pertandingan akan sangat berharga untuk mengamankan posisi mereka di puncak klasemen.
Tim asuhan Bojan Hodak ini telah menunjukkan performa yang impresif sepanjang musim. Kombinasi pertahanan solid dan serangan yang tajam membuat mereka menjadi tim yang sulit dikalahkan.
Kakang Rudianto dan rekan-rekannya menyadari bahwa fokus dan kerja keras adalah kunci utama untuk meraih hasil maksimal.
"Kami tidak mau memikirkan tim peringkat 2 peringkat 3. Fokus diri sendiri, dan bekerja keras untuk menang di setiap pertandingan," kata Kakang.