Bharada E Tutup Mata saat Tembak Brigadir J

Bharada E bersimpuh ke orang tua Brigadir J
Sumber :
  • VIVA / Yeni Lestari

Bharada E

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Bharada E menegaskan dirinya masih mendengar suara Brigadir J seusai ditembak olehnya. Namun, dia mengaku tidak lagi mendengar suara kesakitan tersebut setelah Ferdy Sambo menembak. 

"Tidak ada (suara kesakitan Brigadir J)," imbuhnya.

Bharada E mengatakan, dirinya melihat Ferdy Sambo memegang leher Brigadir J sebelum ditembak di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan. Menurutnya, terdakwa Kuat Maruf berada di belakang Brigadir J untuk menghadap ke Ferdy Sambo.

"Kuat di belakang bang Yos. Pak FS langsung ‘sini kamu langsung pegang lehernya. Sini dorong ke depan, dorong ke depan. Berlutut kamu berlutut’," terang Bharada E.

Bharada E menembakkan peluru ke arah Brigadir J dengan jarak sekitar dua meter. Menurutnya, Brigadir J sudah tersudut ketika Ferdy Sambo memintanya berlutut.

"Wey kamu berlutut. Terus (FS) ke saya 'kau tembak. Kau tembak cepat. Cepat kau tembak'. Saya kokang senjata terus menembak yang mulia," jelasnya.