Cara Efektif Mengamankan WhatsApp dari Penyadapan yang Sering Diabaikan
- id.pinterest.com
VIVABandung – Kemajuan teknologi membawa dua sisi mata uang yang berbeda.
Di satu sisi, komunikasi menjadi lebih mudah dan cepat melalui aplikasi perpesanan seperti WhatsApp.
Namun di sisi lain, ancaman penyadapan dan peretasan data pribadi juga semakin meningkat.
Menurut data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sepanjang tahun 2023 terjadi lebih dari 1.500 kasus penyadapan aplikasi perpesanan di Indonesia.
Fenomena ini menunjukkan bahwa keamanan digital harus menjadi prioritas utama bagi pengguna WhatsApp.
Berikut cara efektif untuk mengamankan Whatsapp dari resiko penyadapan.
Ilustrasi whatsapp disadap
1. Verifikasi Dua Langkah
Keamanan Berlapis Pengamanan WhatsApp dimulai dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah.
Fitur ini menjadi lapisan keamanan tambahan yang mengharuskan verifikasi setiap kali WhatsApp diinstal ulang.
Proses pengaturannya dapat dilakukan melalui menu Pengaturan > Akun > Verifikasi Dua Langkah.
Pastikan menggunakan kombinasi angka yang sulit ditebak dan tidak berhubungan dengan tanggal lahir atau angka yang mudah diketahui orang lain.
2. Pengamanan Fisik
Perangkat Keamanan WhatsApp tidak hanya tentang pengaturan dalam aplikasi. Mengamankan perangkat fisik sama pentingnya.
Pastikan menggunakan kunci layar yang kuat, bisa berupa PIN, pola, atau sidik jari.
Hindari meninggalkan ponsel dalam keadaan tidak terkunci di tempat umum atau meminjamkannya kepada orang yang tidak dipercaya.
3. Pembaruan Aplikasi dan Sistem
WhatsApp secara rutin merilis pembaruan keamanan untuk menambal celah yang mungkin dimanfaatkan penyadap.
Pastikan aplikasi WhatsApp dan sistem operasi ponsel selalu dalam versi terbaru. Pengabaian pembaruan dapat membuat perangkat rentan terhadap eksploitasi celah keamanan.
4. Pengaturan Privasi yang Tepat
Konfigurasikan pengaturan privasi WhatsApp dengan cermat. Batasi siapa yang dapat melihat foto profil, status, dan info terakhir dilihat.
Pengaturan grup juga penting - aktifkan opsi yang mengharuskan persetujuan sebelum ditambahkan ke grup WhatsApp.
5. Waspada Terhadap Tautan Mencurigakan
Penyadap sering memanfaatkan tautan berbahaya untuk mengakses WhatsApp korban.
Hindari membuka tautan yang dikirim oleh nomor tidak dikenal atau tautan yang mencurigakan, bahkan jika dikirim oleh kontak yang dikenal.*