Terbaru, Unggahan Denny Sumargo Usai Baca Syahadat
- Instagram/@sumargodenny
VIVA Bandung – Suami dari Olivia Alan, Denny Sumargo baru-baru ini mengucapkan dua kalimat syahadat dipandu oleh mantan anggota Vierra, Dery saat menjadi bintang tamu dalam podcast miliknya.
Dalam momen tersebut, Denny secara pelan-pelan bersyahadat dan disebut Dery telah masuk islam.
Sontak saja momen itu membuat Denny Sumargo kaget dan bertanya apa benar dirinya sudah masuk islam atau belum setelah mengucapkan kalimat syahadat seperti itu. Ia pun mengunggah kalimat pertanyaan di Instagram storynya.
"Serius nanya ni, emangnya kalau mengucapkan kalimat Syahadat, automatis masuk Islam?," tulis Densu sapaannya dikutip dari akun instagramnya.
Sontak saja unggahan itu langsung menuai banyak komentar dan reaksi dari berbagai netizen.
Dery Kasisolusi dan Denny Sumargo
- VIVA.co.id
"Kalau tidak ada niat sama sekali utk masuk Islam, ya tidak apa2 utk sekedar mengucapkan saja. Intinya masuk Islam itu harus benar² niat dan meyakini bahwa hanya Allah tuhan diatas muka bumi ini," komentar netizen.
"Ga bang, iman itu unsurnya 3: diucapkan lisan, diyakini dalam hati, diterapkan dalam amal perbuatan. Jd ketiga unsur itu ga terpenuhi blm bs dibulang mualaf ya," kata lainnya.
"Kalo main2 atau lelucon tanpa niat ya gak masuk islam," kata lainnya.
Tak sedikit juga dari publik figur yang mengucapkan selamat kepada suami Olivia Alan itu lantaran sudah masuk muslim usai membaca syahadat.
"Otomatis bang. Krn sdh ada saksi. Banyak pula, seindonesia," komentar netizen.
"Alhamdulillah Ya Allah," komentar aktor Arbani.
"Subhanallah Ikhwan Deny," komentar tretan muslim.
Diberitakan sebelumnya, mantan personel Vierra, Dery sempat mengungkap perjalanan hijrahnya. Dalam momen tersebut, Dery sempat menyinggung soal syahadat yang menjadi salah satu rukun islam.
"Contoh rukun Islam yang pertama adalah syahadat pelan-pelan nih buat pengetahuan nih. Enggak rukun islam ada berapa?," kata Dery dalam potongan video yang diunggah di akun gosip @lambedanu.
"Ada lima," sahut Denny Sumargo.
"Yang pertama syahadat itu diatur pemerintah, KTP kita diatur ada tulisan islam. Kalau pemerintah kita kafir enggak mungkin ada tulisan islam di situ dibantu KTPnya dan seterusnya," sambung Dery.