Inavac Disetujui BPOM Sebagai Vaksin Booster

Ilustrasi vaksin
Sumber :
  • Pixabay

BANDUNG – Pandemi COVID-19 telah 3 tahun melanda Indonesia. Kasus COVID-19 kembali meningkat di Indonesia, bersamaan dengan adanya laporan masuknya varian Sub Omicron XBB. 

img_title Ekspor Vaksin Nyaris 10 Triliun, Bio Farma Raih Penghargaan Bergengsi

Berdasarkan laporan per 22 November 2022, total kematian COVID-19 baru di Indonesia mencapai 51 jiwa. Hal ini menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat untuk tidak melupakan bahwa hingga saat ini, Indonesia masih berada dalam situasi pandemi.

Penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi menjadi sebuah instrumen pencegahan penyebaran COVID-19. Maka dari itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)  kembali memberikan Izin Penggunaan Darurat/Emergency Use Authorization (EUA) Vaksin Inavac untuk dapat digunakan sebagai vaksin booster. Berikut ulasannya.

img_title Waspada Demam Berdarah Saat Musim Hujan, Begini Cara Mengatasinya

Produksi Indonesia

Vaksin Inavac merupakan salah satu vaksin COVID-19 yang dikembangkan di dalam negeri dengan menggunakan platform vaksin inactivated virus. Vaksin ini dikembangkan oleh Peneliti Universitas Airlangga bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia.

img_title 8 Jenis Imunisasi yang Wajib Diberikan untuk Melindungi Anak Anda

Penerbitan EUA untuk Vaksin Inavac sebagai vaksin booster telah dilakukan sesuai persyaratan penerbitan EUA, yaitu dengan terlebih dahulu melalui proses evaluasi terhadap aspek khasiat dan keamanan Vaksin Inavac untuk pemberian booster heterolog. Evaluasi yang dilakukan BPOM mengacu pada standar evaluasi vaksin COVID-19 yang berlaku secara internasional.

Untuk Usia 18 Tahun

Penggunaan booster Vaksin Inavac yang disetujui adalah sebagai vaksin booster heterolog dengan primer Vaksin Sinovac pada dewasa usia 18 tahun ke atas, yang diberikan dalam 1 dosis suntikan (5 mcg/0,5 mL) dengan interval pemberian sekurang-kurangnya 6 bulan setelah dosis primer lengkap menggunakan Vaksin Sinovac.

"Sebelumnya pada 1 November 2022, BPOM telah menerbitkan EUA Vaksin Inavac sebagai vaksin primer 2 dosis untuk dewasa usia 18 tahun ke atas. Dengan disetujuinya EUA Vaksin Inavac untuk digunakan sebagai vaksin booster, maka semakin menambah alternatif vaksin booster untuk dewasa usia 18 tahun ke atas yang telah mendapatkan vaksinasi primer menggunakan Vaksin Sinovac," jelas Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito.

Khasiat Teruji

Khasiat dan keamanan Vaksin Inavac sebagai booster heterolog ini mengacu pada studi klinik menggunakan pembanding vaksin dari platform inactivated virus yang telah lebih dulu disetujui sebagai vaksin booster. Hasil studi ini menunjukkan respons antibodi netralisasi dan antibodi Imunoglobulin G (IgG) yang non-inferior dibandingkan vaksin pembanding yang telah disetujui dosis boosternya.

Halaman Selanjutnya
img_title