Doa Buka Puasa Ramadan yang Paling Dianjurkan dalam Islam
VIVA Bandung – Buka puasa adalah waktu di mana umat Muslim mengakhiri ibadah puasa mereka setiap hari selama bulan Ramadan.
Secara harfiah, "buka puasa" berarti "membuka puasa" dan merujuk pada tindakan mengonsumsi makanan atau minuman setelah menahan diri dari keduanya sejak fajar hingga matahari terbenam.
Waktu buka puasa ditandai dengan terbenamnya matahari, yang biasanya ditandai dengan azan Magrib.
Dalam ajaran Islam, dalam berbuka puasa dianjurkan untuk menyegerakan ketika waktunya telah tiba dan tidak lupa membaca doa.
Doa berbuka puasa yang paling dianjurkan dalam Islam adalah:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahaba azh-zhama'u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa Allah
Artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah tetap pahala, insya Allah."
Doa ini bersumber dari hadis riwayat Abu Daud dan Al-Baihaqi, dan dianggap sebagai doa yang shahih (sahih) untuk berbuka puasa.
Selain doa ini, ada juga doa lain yang sering dibaca saat berbuka puasa, yaitu:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Doa ini juga baik untuk dibaca, namun doa yang pertama dianggap lebih shahih dan lebih utama.
Waktu yang Tepat untuk Membaca Doa Berbuka Puasa
Waktu yang paling tepat untuk membaca doa berbuka puasa adalah setelah membatalkan puasa, yaitu setelah minum atau makan kurma atau makanan ringan lainnya.
Adab Berbuka Puasa
Selain membaca doa, ada beberapa adab yang dianjurkan saat berbuka puasa, antara lain:
- Menyegerakan berbuka puasa saat waktu berbuka tiba.
- Berbuka dengan kurma atau air.
- Makan secukupnya dan tidak berlebihan.
- Memperbanyak doa dan zikir.
- Memberi makan orang yang berpuasa.