Hati-hati Lemah Jantung, Berikut Tanda dan Penyebabnya

Ilustrasi serangan jantung
Sumber :
  • Eat This

BANDUNG – Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan lemah jantung atau digambarkan sebagai kardiomiopati. Ketika jantung lemah, jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Sehingga kamu harus mengetahui apa saja tanda-tanda lemah jantung. 

img_title Igor Tolic Ungkap Penyebab Persib Kesulitan Lawan Persik Kediri

Seiring waktu, kondisi tersebut dapat melemahkan jantung, membuatnya tidak dapat terisi dengan baik (gagal jantung diastolik) atau memompa secara efisien (gagal jantung sistolik). Pada kali ini kita akan membahas apa saja tanda-tanda lemah jantung dan juga penyebabnya.

Tanda-tanda Lemah Jantung

img_title Kang Sung-hyung Bongkar Penyebab Kekalahan Megawati Cs di KOVO Cup 2026

Melansir dari Very Well Health, ketika jantung melemah, maka jantung akan mencoba mengimbanginya dengan memompa lebih cepat, di mana seiring waktu dapat meregangkan atau menebalkan otot jantung. Kedua hal itu lah yang semakin membuat jantung lemah.

Berkurangnya aliran darah ke ginjal, pada gilirannya, mengganggu kemampuan ginjal untuk mengatur ekskresi cairan dari tubuh, menyebabkan retensi cairan dan penumpukan cairan di tungkai, dada (rongga dada) dan paru-paru. Ketahui tanda-tanda lemah jantung yang mungkin belum kamu ketahui. 

img_title Polisi Tangkap 4 Pemalsu Teh Herbal yang Bikin Omzet Perusahaan Turun

Di bawah ini tanda-tanda lemah jantung yang perlu kamu ketahui, di antaranya sebagai berikut:

  • Sesak napas dengan aktivitas atau bahkan saat istirahat Pembengkakan pada tungkai, pergelangan kaki dan telapak kaki (Edema perifer)
  • Perut kembung hingga penumpukan cairan (Asite)
  • Detak jantung yang cepat dan berdebar
  • Dada terasa tertekan di dada atau rasa tidak nyaman
  • Batuk sambil berbaring
  • Kesulitan berbaring telentang untuk tidur
  • Kelelahan kronis
  • Pusing, sakit kepala ringan atau pingsan

Penyebab Lemah Jantung

1. Penyempitan Arteri

Penyempitan arteri atau disebut juga aterosklerosis terjadi ketika kolesterol dan zat lain menumpuk di dinding arteri dan membentuk struktur keras yang disebut plak. Penyakit jantung koroner adalah akibat dari aterosklerosis parah dan menjadi masalah ketika darah yang dipompa keluar dari jantung tidak cukup untuk mendukung fungsi tubuh. Seiring berjalannya waktu, jantung koroner dapat melemahkan otot jantung dan berkontribusi pada gagal jantung dan aritmia.

2. Tekanan Darah Tinggi

Jantung kamu akan bekerja lebih keras untuk memompa darah jika mengalami tekanan darah tinggi. Pemompaan jantung yang lebih kuat menyebabkan penebalan otot, khususnya ventrikel kiri yang dapat meningkatkan risiko aritmia, gagal jantung, serangan jantung, kematian jantung mendadak. 

Halaman Selanjutnya
img_title