Resep Cireng Renyah dan Gurih Berbahan Dasar Tepung Tapioka Khas Sunda
VIVABandung – Cireng merupakan salah satu jajanan khas Sunda yang sangat populer.
Nama cireng sendiri merupakan singkatan dari "aci digoreng" yang berarti tepung tapioka yang digoreng.
Makanan khas Sunda ini menjadi favorit karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah.
Di era modern ini, cireng telah mengalami berbagai inovasi dalam penyajiannya. Mulai dari cireng original hingga cireng isi dengan berbagai varian rasa. Harganya
Membuat cireng sebenarnya tidak sulit, yang terpenting adalah memperhatikan perbandingan bahan dan teknik mengolahnya.
Berikut adalah resep pembuatan cireng yang renyah di luar dan kenyal di dalam.
Bahan utama untuk membuat cireng adalah tepung tapioka atau aci. Siapkan juga bawang putih, daun bawang, garam, merica, dan air panas. Untuk cocolan, siapkan bumbu rujak yang terdiri dari cabai, gula merah, asam jawa, dan garam.
Langkah pertama, haluskan bawang putih dan garam. Campur tepung tapioka dengan bumbu halus dan irisan daun bawang dalam wadah.
Tambahkan merica secukupnya. Tuang air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan bisa dipulung.
Bentuk adonan menjadi bulatan kecil atau lonjong sesuai selera. Tekan sedikit agar tidak terlalu tebal.
Goreng cireng dalam minyak panas dengan api sedang. Jangan lupa membalik agar matang merata. Angkat ketika sudah berwarna kuning keemasan.
Untuk membuat bumbu rujak, haluskan cabai, gula merah, dan garam. Tambahkan air asam jawa secukupnya.
Aduk rata hingga semua bahan tercampur. Sesuaikan tingkat kepedasan dan keasaman sesuai selera.
Cireng paling nikmat disantap selagi hangat dengan bumbu rujak. Bumbu rujak yang pedas asam manis melengkapi kelezatan cireng.
Teksturnya yang kenyal dan renyah akan memberikan sensasi yang berbeda.
Penyimpanan cireng mentah bisa dilakukan dalam freezer. Simpan dalam wadah tertutup atau plastik kedap udara.
Saat ingin menikmati, cukup goreng cireng beku tanpa perlu dithawing terlebih dahulu.*