5 Makanan Lebaran Ini Ternyata Punya Sejarah Yang Bikin Melongo

Putri Salju
Sumber :
  • Pinterest

VIVABandung – Lebaran identik dengan berbagai hidangan khas yang menggugah selera.

img_title Waspada Bahaya Gula dan Santan di Hari Raya! Begini Pola Makan Aman ala Pakar Gizi

Kanal Youtube SerbaID memberikan informasi mengenai hidangan lebaran yang menyimpan cerita menarik dan jarang diketahui masyarakat.

1. Ketupat

img_title Rekomendasi 11 Destinasi Wisata di Bandung, Wajib Dikunjungi Saat Liburan Lebaran

Ketupat menjadi hidangan wajib saat Lebaran yang memiliki sejarah panjang. Makanan berbahan dasar beras ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Lebaran di Indonesia.

Menariknya, asal-usul ketupat masih menjadi misteri hingga saat ini. Namun, ada dugaan kuat bahwa makanan ini berasal dari Pulau Jawa.

img_title Rekomendasi 5 Ketupat Instan yang Siap Saji dan Kekinian dengan Rasa Istimewa

Mengingat kebudayaan Jawa merupakan pusat episentrum budaya Nusantara, hal ini sangat masuk akal. Ketupat kemudian menyebar ke berbagai negara Asia Tenggara.

2. Opor Ayam

Hidangan kedua yang tak kalah menarik adalah opor ayam. Masakan berkuah santan ini selalu hadir di meja makan saat Lebaran.

Opor ayam terbuat dari potongan ayam yang direbus dengan kuah santan kental. Tambahan rempah seperti serai dan kencur memberikan cita rasa yang khas.

Ada pula opor kuning yang diberi tambahan kunyit. Warna kuning pada opor dipercaya sebagai simbol kemakmuran oleh masyarakat pribumi.

3. Putri Salju

Putri salju menjadi kue kering favorit yang selalu dinanti saat Lebaran. Kue manis dan renyah ini memiliki berbagai varian rasa.

Beberapa varian populer putri salju antara lain kacang mede, kacang tanah, dan keju. Ada pula yang dibuat hanya dengan tepung terigu tanpa tambahan topping.

Ciri khas utama putri salju adalah taburan gula halus yang melimpah. Hal ini memberikan sensasi manis yang khas saat dinikmati.

Nastar

Photo :
  • Pinterest

4. Nastar

Nastar juga memiliki sejarah yang unik. Nama "nastar" berasal dari bahasa Belanda, yaitu "ananas" (nanas) dan "tart".

Di masa lalu, nastar merupakan bentuk kerinduan orang Belanda akan kue pai khas Eropa. Di negeri asalnya, pai biasanya menggunakan topping apel, blueberry, atau raspberry.

Masyarakat Indonesia kemudian mengadaptasi kue ini menggunakan selai nanas. Pilihan ini sangat tepat mengingat nanas mudah didapat di Indonesia.

Kastengel

Photo :
  • Pinterest

5. Kastengel

Kastengel atau kue keju juga berasal dari Belanda. Nama "kastengel" merupakan gabungan kata "kaas" (keju) dan "stengel" (batang).

Halaman Selanjutnya
img_title