Terungkap Skandal Dana dan Sumber Kekayaan Pondok Pesantren Al Zaytun

Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang
Sumber :
  • Istimewa

Viva Bandung – Publik sering mempertanyakan sumber kekayaan dan kemegahan Pondok Pesantren Al Zaytun.

Cara Cepat Klaim Saldo DANA Gratis Rp500 Hari Ini Rabu 8 Januari 2025

Ada rumor bahwa dana tersebut diperoleh melalui kegiatan NII KW 9 yang disebut sebagai sedekah.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Paniji Gumilang, membantah tuduhan itu dengan mengatakan bahwa aset pesantren diperoleh secara mandiri melalui usaha pertanian dan peternakan.

Klaim Saldo DANA Kaget Langsung Cair ke Rekening Hari Ini Rabu 8 Januari 2025

Tim fakta mewawancarai Din Wahidin, yang pernah terlibat dalam penggalangan dana dan perekrutan anggota untuk program NII KW 9 dan pembangunan Pondok Pesantren Al Zaytun. 

Panji Gumilang

Photo :
  • -
Kejutan Khusus Hari Ini, Klaim Saldo DANA Gratis Rp500 Ribu Langsung Cair ke Rekening

Wahidin menceritakan tentang proses penggalangan dana untuk program NII KW 9 dan bahwa penggalangan dana dilakukan atas perintah Panji Gumilang.

Dana yang dikumpulkan diberikan secara langsung kepada Imam Presiden.

"Kalau hitung-hitungan global, waktu itu perbulan bisa mencapai 5 miliar rupiah. Setelah terkumpul, dana tersebut langsung diberikan kepada Panji Gumilang," ujar Wahidin dikutip Viva Bandung melalu Chanel youtube tvOne

Selain itu, Wahidin menjelaskan bahwa struktur NII KW 9 mirip dengan negara, dan anggota yang dipekerjakan bersedia melakukan apa pun untuk memberikan dana yang lebih besar dari rata-rata kemampuan mereka.

Wahidin menyatakan bahwa Panji Gumilang masih melakukan perekrutan anggota baru dan penggalangan dana untuk NII KW 9 di Pondok Pesantren Al Zaytun. 

Dia juga mengatakan bahwa dana dikumpulkan melalui jalur yayasan dan kotak amal yang dititipkan di berbagai tempat. Semua ini dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan program NII KW 9.

"Konsistensi dalam membangun Al Zaytun mungkin lebih dari sebelum-sebelumnya. Mungkin Panji Gumilang saat ini menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga asing," kata Wahidin.dikutip Viva Bandung melalui Chanel youtube tvOne