‘Sang Pencerah’ dari Tanah Makassar
- Astra
Berkat adanya listrik, keadaan sosial ekonomi di Desa Bacu-Bacu pun mulai membaik. Warga sekitar pun kini mulai membeli kulkas untuk menyimpan makanan, televisi sebagai hiburan, hingga lampu belajar untuk anak-anak mereka.
Industri listrik (foto ilustrasi).
Tidak hanya itu, dengan adanya listrik yang mengalir ke desanya, minat dan semangat kerja para petani pun meningkat. Mereka merasa dipermudah dengan adanya listrik yang mengalir sebagai media untuk menggunakan teknologi pertanian moderen.
Keberhasilan Albarr dalam mencerahkan Desa Bacu-Bacu dari gelapnya malam, mendapat apresiasi tidak hanya dari warga desanya, melainkan juga dari seluruh desa-desa di sekitarnya.
Bahkan, pada tahun 2012 gagasan Albarr ini berhasil mendapatkan apresiasi dari program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia yang diinisiasi oleh PT Astra International.
Dalam program tersebut, Albarr terpilih sebagai salah satu pemuda inspiratif yang memiliki dedikasi untuk kemajuan bangsa. Ia juga mengajak kepada muda-mudi Indonesia yang memiliki mimpi yang sama dengannya, agar bisa menghasilkan listrik-listrik di seluruh desa terpencil di Indonesia.
"Saya ingin mengajak pemuda-pemudi dengan mimpi yang sama seperti saya untuk menghadirkan listrik di desa-desa terpencil," ujar Harianto Albarr saat Bincang Inspirasi beberapa waktu silam.
Albarr merupakan Sang Pencarah, sekaligus pahlawan bagi tanah kelahirannya. Sosok inspiratif seperti Albarr sudah seharunya dijadikan sebagai role model bagi pemuda zaman now.
Semoga Indonesia bisa terus melahirkan sosok-sosok inspiratif lainnya seperti Harianto Albarr.