Bocoran Jadwal Libur Sekolah Awal Ramadan 2025 Bikin Orangtua Kaget

Ilustrasi ibadah di bulan puasa
Sumber :
  • Pinterest

VIVABandung –Kementerian Pendidikan baru saja mengumumkan jadwal libur sekolah untuk menyambut Ramadan 2025. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri.

Suami Marah Istri Bantu Orang Tua? Begini Hukum Sebenarnya!

Berdasarkan SKB tersebut, siswa akan mendapatkan libur awal puasa selama lima hari. Periode libur jatuh pada tanggal 27-28 Februari serta 3-5 Maret 2025.

Menariknya, selama masa libur ini siswa tidak sepenuhnya bebas dari kegiatan pembelajaran. Mereka tetap memiliki tugas khusus dari sekolah.

Rekomendasi 9 Dongeng Pengantar Tidur yang Penuh Makna, Ajak Si Kecil Tidur dengan Cerita Inspiratif

Para siswa akan melaksanakan pembelajaran mandiri di lingkungan tempat ibadah dan masyarakat. Kegiatan ini disesuaikan dengan penugasan dari sekolah, madrasah, atau satuan pendidikan keagamaan.

Muhammadiyah telah lebih dulu mengumumkan penetapan 1 Maret 2025 sebagai awal Ramadan. Penetapan ini menunggu konfirmasi final dari pemerintah melalui sidang isbat.

Niat Puasa Qadha Ramadan dan Tata Cara Mengerjakannya

Setelah libur awal puasa, siswa akan kembali ke sekolah selama dua minggu. Periode pembelajaran berlangsung dari tanggal 6 hingga 25 Maret 2025.

Usai periode pembelajaran tersebut, siswa akan menikmati libur Idul Fitri. Libur lebaran tahun 2025 berlangsung selama 9 hari.

Rincian libur lebaran dimulai dari tanggal 26 hingga 28 Maret 2025. Kemudian dilanjutkan pada tanggal 2 hingga 7 April 2025.

Penetapan jadwal ini mempertimbangkan kalender Hijriah yang dikeluarkan Kementerian Agama. Awal puasa Ramadan 1446 Hijriah diperkirakan jatuh pada hari Sabtu.

Orangtua perlu memperhatikan jadwal ini untuk mempersiapkan kegiatan anak selama libur. Terutama untuk pembelajaran mandiri yang ditugaskan sekolah.

Pihak sekolah juga diminta menyiapkan penugasan yang bermakna. Tugas tersebut harus mendukung pembelajaran di lingkungan ibadah dan masyarakat.

Libur awal puasa ini memberikan kesempatan bagi siswa. Mereka bisa mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk berpuasa.

Waktu libur juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan spiritual. Siswa bisa lebih fokus beribadah di awal Ramadan.

Selain itu, libur ini menjadi momen kebersamaan dengan keluarga. Orangtua bisa mendampingi anak mempersiapkan Ramadan.

Pemerintah berharap libur ini dimanfaatkan dengan baik. Kegiatan pembelajaran tetap berjalan meski di luar sekolah.

Tantangan bagi guru adalah menyiapkan tugas yang sesuai. Tugas harus bisa dilaksanakan di lingkungan ibadah dan masyarakat.

Para siswa juga diminta tetap disiplin selama libur. Mereka harus mengerjakan tugas pembelajaran mandiri dengan baik.

Setelah libur, siswa diharapkan kembali ke sekolah dengan semangat. Mereka harus siap mengikuti pembelajaran selama dua minggu.

Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan pendidikan karakter. Siswa belajar nilai-nilai spiritual sambil tetap menjalankan kewajiban belajar.

Koordinasi antara sekolah, orangtua, dan siswa sangat penting. Hal ini memastikan pembelajaran mandiri berjalan efektif selama libur.****