38 Poin dari Megawati! Red Sparks Masih Terlalu Bergantung pada Sang Spiker?

Megawati Hangestri Pertiwi
Sumber :
  • Pinterest

VIVABandung – Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan di Liga Voli Korea 2024-2025. 

img_title Megawati Hangestri Raih Rp343 Juta Usai Jadi Runner-up Liga Voli Korea, Perjuangan Berat Berbuah Manis

Meski Jung Kwan Jang Red Sparks gagal meraih kemenangan pada laga terakhir putaran keenam, performa Megawati tetap mendapat apresiasi luar biasa dari publik Korea Selatan. 

Sang spiker andalan tampil dominan dan menjadi motor serangan utama timnya, meski harus bertarung nyaris seorang diri di lapangan.

img_title Terungkap! Alasan Megawati Hangestri Tinggalkan Red Sparks Bikin Haru

Dalam pertandingan sengit melawan Korea Expressway Corporation Hi-Pass, Red Sparks harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-3. 

Megawati Hangestri Pertiwi

Photo :
  • ig @red_spark

img_title Megatron Kembali ke Indonesia Setelah Dua Musim Berjaya di Red Sparks

Meski begitu, Megawati mampu mencetak 38 poin dalam empat set, menjadikannya pemain dengan kontribusi terbesar bagi timnya. 

Dengan absennya Vanja Bukilic, Megawati seolah menjadi satu-satunya tumpuan bagi pelatih Ko Hee-jin dalam menghadapi pertandingan krusial ini.

Kehadiran Megawati di Red Sparks semakin menegaskan kualitasnya sebagai salah satu pemain asing terbaik di Liga Voli Korea. 

Penampilannya yang konsisten dan determinasi tinggi membuatnya mendapat banyak pujian dari fans voli Korea. 

Tak sedikit yang mengungkapkan kekaguman atas kemampuannya mencetak poin, meski menghadapi blok ketat dari lawan. 

Bahkan, sebagian besar serangan Red Sparks tampak berpusat pada Megawati, mengandalkan kekuatan dan akurasi smash yang ia miliki.

Sayangnya, dukungan dari rekan setimnya belum mampu mengimbangi kontribusi besar Megawati. 

Beberapa pemain domestik Red Sparks kesulitan menembus pertahanan Hi-Pass, membuat tim kesulitan menutup pertandingan dengan kemenangan. 

Statistik mencatat bahwa beberapa pemain hanya mampu mencetak poin dalam jumlah minim, sementara Megawati tetap menjadi ujung tombak utama.

Kekalahan ini membuat Red Sparks harus puas finis di peringkat ketiga klasemen akhir V-League dengan 64 poin, terpaut dua poin dari Hyundai Hillstate yang mengamankan posisi kedua dengan 66 poin. 

Artinya, Red Sparks harus melakoni dua laga tandang lebih dulu sebelum bertanding di kandang sendiri dalam babak playoff mendatang.

Meski hasil akhir tak berpihak pada Red Sparks, banyak fans menilai Megawati telah memberikan segalanya di lapangan. 

Diskusi hangat pun muncul di berbagai platform media sosial, dengan banyak penggemar menilai bahwa tanpa Megawati, Red Sparks akan lebih sulit bersaing di level tertinggi. 

Halaman Selanjutnya
img_title