Minuman Dingin Saat Berbuka: Mitos Kembung yang Perlu Diluruskan

Air Es
Sumber :
  • Pinterest

VIVABandung – Berbuka puasa adalah momen yang dinanti setelah seharian menahan haus dan lapar. Banyak orang memilih untuk berbuka dengan minuman dingin karena dianggap lebih menyegarkan. Namun, beredar anggapan bahwa minuman dingin saat berbuka dapat menyebabkan perut kembung. Benarkah demikian?

img_title Efek Megawati Hangestri, V-League Makin Diburu Penonton Indonesia!

Perut kembung setelah berbuka puasa adalah keluhan yang sering disampaikan oleh banyak orang selama bulan Ramadan. Kondisi ini seringkali dikaitkan dengan konsumsi minuman dingin saat berbuka. Namun, apakah benar minuman dingin adalah penyebab utama perut kembung?

Menurut Dr. Tirta dalam podcast Mitos dan Fakta edisi Ramadan, perut kembung sebenarnya bukan disebabkan oleh suhu minuman, melainkan oleh jumlah cairan yang dikonsumsi. 

img_title Polres Garut Ungkap 22 Kasus Narkoba dan Sita Barang Bukti Senilai Rp1 Miliar Lebih

"Kembung itu karena terlalu banyak cairan, bukan karena terlalu banyak air dingin," jelas Dr. Tirta.

Pernyataan ini membantah mitos yang selama ini beredar di masyarakat bahwa minuman dingin adalah penyebab utama perut kembung saat berbuka puasa. Nyatanya, suhu minuman bukanlah faktor penentu terjadinya kembung.

img_title Media Korea Soroti Efek Megawati, Hyundai Hillstate Dijagokan Juara V-League

"Air panas juga kembung, air putih biasa juga kembung," tambah Dr. Tirta, menegaskan bahwa kembung dapat terjadi dengan jenis minuman apa pun jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Meskipun minuman dingin tidak menyebabkan kembung, Dr. Tirta mengingatkan bahwa ada efek lain yang perlu diwaspadai. 

"Air dingin kalau diminum waktu perut kosong akan rawan menambah resiko brain freeze yang bikin kepala sakit," ungkap Dr. Tirta.

Brain freeze atau yang secara medis disebut sphenopalatine ganglioneuralgia adalah kondisi di mana terjadi nyeri kepala sementara ketika otak bereaksi terhadap suhu dingin yang tiba-tiba. Kondisi ini, meskipun tidak berbahaya, bisa cukup mengganggu.

Perlu diingat juga bahwa tidak semua orang memiliki toleransi yang sama terhadap minuman dingin. 

"Cuma air putih biasa karena tidak semua orang tahan minum air dingin," jelas Dr. Tirta, mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda.

Ketika minuman dingin masuk ke dalam lambung yang kosong setelah berpuasa seharian, suhu minuman akan segera menyesuaikan dengan suhu tubuh. "Kalau merknya beku, brain itu beku kalau di lambung suhu otomatis akan kembali normal," jelas Dr. Tirta.

Halaman Selanjutnya
img_title